Panorama Alam Pantai Coro Tulungagung

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 26 Februari 2024 - 03:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulungagung,AZMEDIA.CO.ID-Wisata pantai selatan (Pansela) masih menjadi pilihan bagi pencari ketenangan di tengah kepenatan. Salah satu destinasi pantai yang menarik untuk di kunjungi adalah Pantai Coro Tulungagung.
Pantai ini tepat masuk wilayah administratif berada di Desa Besole, Kecamatan Besuki, Tulungagung. Untuk menjangkau Pantai Coro bisa menggunakan petunjuk searah dengan lokasi Pantai Popoh Tulungagung, sebab kedua pantai ini tidaklah jauh.
Panorama Alam Pantai Coro Tulungagung

Apabila ke Pantai Popoh, wisatawan tidak usah bingung, pasalnya jalan menuju Pantai Popoh telah mudah untuk dijangkau. Akan tetapi berbeda dengan Pantai Coro, yang harus menempuh medan cukup terjal.

Sampai saat ini, akses ke Pantai Coro kondisi jalan masih belum beraspal sehingga harus menempuh jalan yang masih tanah dan batu. Cukup riskan jika di musim penghujan, kendati beberapa jenis kendaraan roda dua serta mobil ofroad bisa melalui medan menuju Pantai Coro. “Medan menuju Pantai Coro cukup ekstrem, sebab jalannya masih belum dilakukan pengaspalan. Terlebih saat musim penghujan, tentu medan ini sangat sulit dilalui. Saya menyarankan supaya mengunjungi Pantai Coro ketika musim kemarau,” beber salah satu wisatawan, Ichun, Minggu, 25 Februari 2024.

Baca Juga :  Pondok Ramadhan SMA Negeri 1 Plemahan: Menanamkan Iman, Takwa, dan Nilai Anti-Radikalisme Sejak Dini

Dikatakannya, usai melewati akses jalan cukup berat, semua terbayar setelah melihat keindahan Pantai Coro. Hamparan pasir putih dan masih bersih dari sampah, menjadikan wisatawan ingin mengabiskan waktu di Pantai Coro. Apalagi Pantai Coro masih sepi dari wisatawan, hal ini membuat Pantai Coro seakan menjadi lokasi wisata yang privat. “Tidak seperti namanya, yakni Pantai Coro atau dalam bahasa Indonesia diartikan Pantai Kecoa. Saya juga tidak tau pasti kenapa pantai seindah ini, dinamai Pantai Coro,” imbuhnya.

ADVERTISEMENT

banner 480x600

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pria asal Jawa Tengah itu menjelaskan, untuk bisa masuk ke Pantai Coro, wisatawan juga masih belum dikenakan tiket. Artinya wisatawan bisa menikmati Pantai Coro secara gratis. Namun, untuk tempat makan, wisatwan juga tidak perlu cemas, karena disekitar Pantai Coro sudah ada beberapa warung yang menyediakan minuman dan makanan ringan. “Menghabiskan weekend di Pantai Coro ini sangat ekonomis sekali,” terangnya.

Baca Juga :  Bupati Tulungagung 2024 Dituntut Memenuhi Beberapa Syarat, Ini Diantaranya

Bahkan di Pantai Coro juga sering digunkan untuk berkemah. Karena lokasinya cukup luas menampung beberapa tenda. Apalagi ketika malam hari, deburan ombak menjadi pelengkap ketika api unggun sudah dinyalakan.

“Tidak sedikit juga orang yang berkemah di pinggir Pantai Coro. Bahkan pengunjung datang dari luar kota, sekadar untuk menikmati keindahan Pantai Coro,” ulasnya. Ichun berharap kepada Pemkab Tulungagung, bisa mengembangkan wisata Pantai Coro. Pasalnya, Pantai Coro memiliki potensi besar untuk pariwisata di Tulungagung. Khususnya, jalan menuju Pantai Coro bisa segera dibuat, agar memudahkan para wisatawan yang hendak berkunjung.

 

Follow WhatsApp Channel azmedia.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal
Merajut Harapan dari Balik Jeruji: Ketika Warga Binaan Menyiapkan Masa Depan
Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026
Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung
Jaksa Masuk Sekolah di SMPN 1 Ngasem Kediri: Pendidikan Hukum sebagai Proyek Kesadaran Publik
Ekonomi Mikro Tetap Berputar: Jasa Permak Kenayan Tulungagung Masih Ramai
Rofian: Dari Penjual Jamu Keliling Menjadi Pengacara, Mengangkat Derajat Keluarga
Asrorul Mais: Dari Keterbatasan Menuju Wakil Rektor, Menggerakkan Pendidikan Inklusi

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 17:16 WIB

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Januari 2026 - 16:34 WIB

Merajut Harapan dari Balik Jeruji: Ketika Warga Binaan Menyiapkan Masa Depan

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:59 WIB

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:17 WIB

Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung

Rabu, 28 Januari 2026 - 10:33 WIB

Jaksa Masuk Sekolah di SMPN 1 Ngasem Kediri: Pendidikan Hukum sebagai Proyek Kesadaran Publik

Berita Terbaru

Bisnis

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Jan 2026 - 17:16 WIB

News Update

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Jan 2026 - 15:59 WIB