Satu Petugas Linmas Meninggal Dunia,Usai Menjaga Keamanan Pemilu 2024 di Tulungagung

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 19 Februari 2024 - 01:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulungagung,AZMEDIA.CO.ID-Satu petugas Linmas di Tulungagung meninggal usai bertugas menyelenggarakan pemilu. Diketahui korban memiliki riwayat penyakit hipertensi. Mendapati hal ini, pihak KPU mengupayakan agar keluarga korban mendapatkan santunan atas peristiwa tersebut.
Komisioner KPU TulungagungMuchamat Amarodin membenarkan adanya satu petugas Linmas Imam Rochimi yang bertugas di TPS 007 Desa Notorejo Kecamatan Gondang Tulungagung meninggal dunia pada Minggu (18/2) pagi. Berdasarkan laporan, korban mengeluh sakit pasca bertugas dalam penyelenggaraan pemilu pada Rabu (14/2) hingga Kamis (15/2/2024).

whatsapp image 2023 08 23 at 13.34.58 2 Satu Petugas Linmas Meninggal Dunia,Usai Menjaga Keamanan Pemilu 2024 di Tulungagung

“Dia merasa tidak enak badan pasca bertugas pada Rabu (14/2/2024) hingga Kamis (15/2/2024),” jelasnya Minggu (18/2/2024).

Merasa sakit, korban memutuskan untuk beristirahat di kediamannya. Namun rasa sakit yang diderita korban tidak kunjung sembuh sehingga pihak keluarga memutuskan untuk membawa korban ke rumah sakit.

ADVERTISEMENT

banner 480x600

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diketahui berdasarkan diagnosa medis, korban memiliki riwayat penyakit hipertensi atau darah tinggi. Yang mana penyakit yang diderita korban berimbas pada gejala stroke sehingga membuat korban kehilangan nyawa pada Minggu (18/2) pukul 10.00 WIB.

Baca Juga :  Masih Bandel, Puluhan APK Langgar Aturan di Pagar GOR Lembupeteng Tulungagung Dicopoti

“Diagnosanya korban punya riwayat penyakit darah tinggi dan imbasnya ke stroke juga dan meninggal pada Minggu (18/2/2024) pagi,” ucapnya.

Mendapati hal tersebut, pihaknya meminta keterangan kronologi atas meninggalnya petugas Linmas tersebut. Laporan kronologi ini nantinya diperlukan sebagai syarat untuk pemberian santunan terhadap korban.

Berdasarkan juknis, petugas yang meninggal pasca penyelenggaraan pemilu akan mendapatkan santunan Rp36 juta.

“Mulai masuk rumah sakit itu kapan dan gejalanya seperti apa. Ya mudah-mudahan nanti korban termasuk yang bisa kita beri santunan,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua PPS Desa Notorejo, Nurdin mengatakan, apabila korban sempat mengeluhkan kecapekan waktu melaksanakan tugas menjaga keamanan di TPS. Tentu hal yang sama juga dirasakan oleh petugas penyelenggara pemilu secara keseluruhan.

Baca Juga :  Perbaikan Jalan Sumberagung, Akibat Aktivitas Tambang Butuhkan Anggaran Rp 2,5 Milyar

“Waktu bertugas korban sempat mengeluhkan kalau hari ini capek sekali,” jelasnya.

Kendati demikian, korban tetap menuntaskan tugasnya hingga selesai. Setelah pulang, jadwal mengambil upah bertugas sebagai penyelenggara pemilu dijadwalkan pada Kamis (15/2/2024) malam. Yang mana korban juga masih nampak pada pertemuan tersebut.

“Itu belum ada keluhan apa-apa, masih kelihatan,” ucapnya.

Baru ke esokkan harinya, korban mengeluhkan sakit ke pihak keluarga pada Jumat (16/2/2024). Berdasarkan laporan, korban mulai tidak sadarkan diri setelah mandi dan sarapan.

Mendapati hal tersebut, korban pun langsung dilarikan ke RSUD dr. Iskak Tulungagung.

“Setelah mandi itu korban sempat sarapan dan kembali lagi ke kamar. Nah setelah itu diajak bicara sudah sulit nglantur, tidak sadar gitu tapi masih bisa melihat. Langsung dibawa ke RSUD dr. Iskak,” pungkasnya.***

Follow WhatsApp Channel azmedia.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

LAMBAN SEPERTI SIPUT, OKNUM Polsek Kedungwaru DINILAI GAGAL AMANKAN TKP TABRAK LARI
33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal
Merajut Harapan dari Balik Jeruji: Ketika Warga Binaan Menyiapkan Masa Depan
Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026
Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung
Jaksa Masuk Sekolah di SMPN 1 Ngasem Kediri: Pendidikan Hukum sebagai Proyek Kesadaran Publik
Ekonomi Mikro Tetap Berputar: Jasa Permak Kenayan Tulungagung Masih Ramai
Rofian: Dari Penjual Jamu Keliling Menjadi Pengacara, Mengangkat Derajat Keluarga

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 19:09 WIB

LAMBAN SEPERTI SIPUT, OKNUM Polsek Kedungwaru DINILAI GAGAL AMANKAN TKP TABRAK LARI

Rabu, 28 Januari 2026 - 17:16 WIB

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Januari 2026 - 16:34 WIB

Merajut Harapan dari Balik Jeruji: Ketika Warga Binaan Menyiapkan Masa Depan

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:59 WIB

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:17 WIB

Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung

Berita Terbaru

Bisnis

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Jan 2026 - 17:16 WIB

News Update

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Jan 2026 - 15:59 WIB