Jogja Paling Melek Internet, Papua Pegunungan Paling Tak Terjangkau

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 1 Februari 2024 - 10:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulungagung,AZMEDIA.CO.ID-Daerah Istimewa Yogyakarta jadi provinsi dengan penetrasi internetnya tertinggi, sementara Papua Pegunungan jadi yang sebaliknya.
Hal itu berdasarkan hasil Survei Penetrasi Internet Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) 2024 yang dilakukan pada periode 18 Desember 2023 hingga 19 Januari 2024.

sejarah internet primary Jogja Paling Melek Internet, Papua Pegunungan Paling Tak Terjangkau
Respondennya mencapai 8.720 orang dengan usia minimal 13 tahun dan ditentukan secara proporsional di 38 provinsi.

Metode penentuan sampel menggunakan metode multistage random sampling, dengan Margin of Error (MoE) ±1,1 persen dan Relative Standard Error (RSE) 0,43 persen.

Hasilnya, DIY jadi provinsi dengan tingkat penetrasi tertinggi, yakni 88,73 persen warganya terjangkau internet. Angka ini memberi kontribusi 1,58 persen dalam konteks jumlah penduduk secara nasional.

Meski tak di posisi puncak, Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta jadi salah satu jajaran elite dengan tingkat penetrasi internet 87,51 persen (kontribusi 4,42 persen dari angka nasional).

Sementara, provinsi dengan penetrasi internet terendah diduduki oleh Papua Pegunungan (57,30 persen) yang memberi kontribusi 0,39 persen secara nasional.

Dalam kategori kontribusi tertinggi secara nasional, Jawa Barat jadi yang paling dominan dengan angka 18,33 persen. Tingkat penetrasinya sendiri mencapai 85,52 persen.

Baca Juga :  Banjir Apresiasi, Minim Evaluasi?

Untuk kontribusi terendah, Sulawesi Barat ada di posisi buncit dengan 0,33 persen, dengan angka penetrasi internet 59,11 persen.

Pada survei tersebut juga terungkap jumlah populasi yang terkoneksi internet pada 2024 mencapai 221.563.479 jiwa, dari total populasi 278.696.200 jiwa penduduk Indonesia 2023.

Artinya, ada kenaikan ke angka 79,5 persen, dari sebelumnya 78,19 persen di 2023 dan 77,01 persen di 2022.

“Ini menandakan peningkatan konsisten grafik tren positif penetrasi internet Indonesia dalam lima tahun terakhir yang naik secara signifikan,” ujar Ketua Umum APJII Muhammad Arif, di Jakarta, Rabu (31/1).

Follow WhatsApp Channel azmedia.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal
Merajut Harapan dari Balik Jeruji: Ketika Warga Binaan Menyiapkan Masa Depan
Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026
Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung
Jaksa Masuk Sekolah di SMPN 1 Ngasem Kediri: Pendidikan Hukum sebagai Proyek Kesadaran Publik
Ekonomi Mikro Tetap Berputar: Jasa Permak Kenayan Tulungagung Masih Ramai
Rofian: Dari Penjual Jamu Keliling Menjadi Pengacara, Mengangkat Derajat Keluarga
Asrorul Mais: Dari Keterbatasan Menuju Wakil Rektor, Menggerakkan Pendidikan Inklusi

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 17:16 WIB

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Januari 2026 - 16:34 WIB

Merajut Harapan dari Balik Jeruji: Ketika Warga Binaan Menyiapkan Masa Depan

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:59 WIB

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:17 WIB

Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung

Rabu, 28 Januari 2026 - 10:33 WIB

Jaksa Masuk Sekolah di SMPN 1 Ngasem Kediri: Pendidikan Hukum sebagai Proyek Kesadaran Publik

Berita Terbaru

Bisnis

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Jan 2026 - 17:16 WIB

News Update

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Jan 2026 - 15:59 WIB