742 Pemilih Nyoblos di TPS Lapas Tulungagung, Begini Persiapan dari KPU Tulungagung

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 30 Januari 2024 - 08:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulungagung,AZMEDIA.CO.ID-Pada hari pemungutan suara 14 Februari 2024 mendatang, ada sekitar 742 pemilih yang akan mencoblos pada tempat pemungutan suara (TPS) lokasi khusus di Lapas Kelas IIB Tulungagung.
Anggota KPU Tulungagung divisi perencanaan data dan informasi, Safari Hasan membeberkan pada 12 Januari yang lalu, pihaknya telah menyerahkan formular A pindah pilih ke Lapas Kelas IIB Tulungagung.

36ba3adf 12b1 49a8 9f11 5c8dcca64060 169 742 Pemilih Nyoblos di TPS Lapas Tulungagung, Begini Persiapan dari KPU Tulungagung

Dari situ, diketahui bahwa satu-satunya lembaga pemasyarakatan di Tulungagung tersebut akan diisi dengan tiga TPS lokasi khusus. Pertama adalah TPS 901 dengan 250 pemilih, TPS 902 dengan 247 pemilih serta TPS 903 dengan 245 pemilih.

KPU Tulungagung bersama Lapas Kelas IIB Tulungagung juga telah menjalin kesepakatan untuk meminimalisir adanya rotasi warga binaan yang terjadi.

Tujuannya adalah untuk memperkecil perubahan data pemilih pada lapas tersebut pada periode 12 Januari hingga 14 Februari mendatang.

Hanya saja, pria tersebut tetap meyakini bahwa perubahan data pemilih pasti akan terjadi sebelum nanti hari pemungutan suara.

Beberapa kondisi tertentu memungkinkan seperti adanya warga binaan yang waktunya bebas, atau ada warga binaan yang melakukan pelanggaran hukum di Lapas sehingga harus dipindahkan, bisa saja membuat data pemilih pada 3 TPS disana berubah.

“Sampai 14 februari mendatang sangat memungkinkan masih ada perubahan, meski telah membuat kesepakatan untuk meminimalisir adanya rotasi warga binaan di lapas. Kondisi tertentu memang tidak memungkinkan jumlahnya tetap sama,” ungkap Safari.

Baca Juga :  Fenomena Langit Januari 2026: Supermoon hingga Hujan Meteor

“Kalau jumlah perubahannya sampai hari ini seperti apa, itu masih proses rekapitulasi pada sistem informasi data pemilih (Sidalih) dan belum bisa dipublikasikan,” sambungnya.

Disamping itu, perlakuan kepada warga binaan Lapas IIB Tulungagung saat hari pencoblosan nanti dipastikan akan berbeda ketimbang TPS lainnya.

Perbedaannya ada pada sisi pengamanan yang lebih ekstra. Karena lokasinya di lapas, sehingga petugas keamanan yang menjaga bukan hanya Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) saja, melainkan akan ditambah dengan petugas Lapas Kelas IIB Tulungagung sendiri, atau mungkin akan melibatkan pihak kepolisian.

“Petugasnya penyelenggara pemilu mayoritas juga didatangkan dari luar. Kenapa kita tidak menggunakan warga binaan untuk membantu penyelenggaraan Pemilu, itu karena kita ada pertimbangan-pertimbangan tertentu,” pungkas pria tersebut.***

Follow WhatsApp Channel azmedia.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal
Merajut Harapan dari Balik Jeruji: Ketika Warga Binaan Menyiapkan Masa Depan
Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026
Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung
Jaksa Masuk Sekolah di SMPN 1 Ngasem Kediri: Pendidikan Hukum sebagai Proyek Kesadaran Publik
Ekonomi Mikro Tetap Berputar: Jasa Permak Kenayan Tulungagung Masih Ramai
Rofian: Dari Penjual Jamu Keliling Menjadi Pengacara, Mengangkat Derajat Keluarga
Asrorul Mais: Dari Keterbatasan Menuju Wakil Rektor, Menggerakkan Pendidikan Inklusi

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 17:16 WIB

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Januari 2026 - 16:34 WIB

Merajut Harapan dari Balik Jeruji: Ketika Warga Binaan Menyiapkan Masa Depan

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:59 WIB

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:17 WIB

Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung

Rabu, 28 Januari 2026 - 10:33 WIB

Jaksa Masuk Sekolah di SMPN 1 Ngasem Kediri: Pendidikan Hukum sebagai Proyek Kesadaran Publik

Berita Terbaru

Bisnis

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Jan 2026 - 17:16 WIB

News Update

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Jan 2026 - 15:59 WIB