Setatus Kebencanaan Naik Di Kabupaten Tulungagung,Tulungagung Darurat Bencana

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 29 Januari 2024 - 04:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulungagung,AZMEDIA.CO.ID-Bencana hidrometeorologi yang terjadi di Kabupaten Tulungagung pada bulan Januari 2024 ini, membuat ratusan rumah di 13 kecamatan dilanda bencana.
Kepala Pelaksana BPBD Tulungagung, Robinson Nadeak mengatakan, setidaknya ada 424 rumah warga di Tulungagung terdampak bencana hidrometeorologi sejak awal tahun 2024 ini.

Banjir Bercampur Limbah Industri Di Tulungagung 27102022 ds1 e1706502242887 Setatus Kebencanaan Naik Di Kabupaten Tulungagung,Tulungagung Darurat Bencana

Diketahui sejak awal tahun, bencana hidrometeorologi terjadi mulai dari tanah longsor hingga puting beliung.

Kini setidaknya ada 13 kecamatan di Tulungagung telah terdampak bencana hidrometeorologi.

ADVERTISEMENT

banner 480x600

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihaknya juga telah menindaklanjuti ratusan rumah rusak akibat bencana dengan memberikan sejumlah bantuan.

“247 rumah rusak sudah kami tangani dengan pemberian bantuan berupa sembako dan bantuan material,”

Baca Juga :  Pemkab Tulungagung Gelar Gerakan Pangan Murah, Puluhan Warga Rela Antre

“Terbaru kemarin pada Kamis (25/1/2024) ada 177 rumah yang rusak dan saat ini proses asesmen kerugian,” jelasnya Jumat (26/1/2024).

Berdasarkan data, ratusan rumah rusak ini merupakan dampak dari adanya bencana hidrometeorologi berupa tanah longsor dan angin puting beliung.

Secara rinci, terdapat satu rumah rusak akibat tanah longsor di Desa Gambiran Kecamatan Pagerwojo dan ada 423 rumah rusak akibat puting beliung.

Dengan banyaknya bencana yang terjadi, pihaknya menaikkan status bencana dari semula siaga menjadi darurat bencana.

Yang mana, peningkatan status bencana ini telah dilaporkan ke Pj Bupati Tulungagung.

“Saat ini Kabupaten Tulungagung statusnya ‘Darurat’ bencana dan sudah kami laporkan ke Pj Bupati untuk ditindaklanjuti dan dibuatkan SK,” ucapnya.

Adapun total bencana ditahun ini lebih banyak apabila dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Baca Juga :  Biar Makin Cerdas Digital: 4 Cara Cepat Bedakan Foto AI dan Foto Nyata

Dengan adanya Surat Keterangan darurat bencana ini, tentunya anggaran belanja tidak terduga (BTT) bisa digunakan untuk menangani dampak bencana bagi masyarakat.

Hal ini menandakan respon pemerintah untuk tanggap bencana bisa dilakukan dengan cepat.

“Bencana inikan tidak bisa diprediksi dan bisa terjadi sewaktu-waktu. Baru tahun ini pada awal tahun dampak bencananya sudah banyak, sehingga kami putuskan untuk meningkatkan status kebencanaannya,” pungkasnya.***

Follow WhatsApp Channel azmedia.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal
Merajut Harapan dari Balik Jeruji: Ketika Warga Binaan Menyiapkan Masa Depan
Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026
Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung
Jaksa Masuk Sekolah di SMPN 1 Ngasem Kediri: Pendidikan Hukum sebagai Proyek Kesadaran Publik
Ekonomi Mikro Tetap Berputar: Jasa Permak Kenayan Tulungagung Masih Ramai
Rofian: Dari Penjual Jamu Keliling Menjadi Pengacara, Mengangkat Derajat Keluarga
Asrorul Mais: Dari Keterbatasan Menuju Wakil Rektor, Menggerakkan Pendidikan Inklusi

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 17:16 WIB

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Januari 2026 - 16:34 WIB

Merajut Harapan dari Balik Jeruji: Ketika Warga Binaan Menyiapkan Masa Depan

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:59 WIB

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:17 WIB

Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung

Rabu, 28 Januari 2026 - 10:33 WIB

Jaksa Masuk Sekolah di SMPN 1 Ngasem Kediri: Pendidikan Hukum sebagai Proyek Kesadaran Publik

Berita Terbaru

Bisnis

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Jan 2026 - 17:16 WIB

News Update

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Jan 2026 - 15:59 WIB