Ancaman Bom Pelita Air di Bandara Juanda, Satu Penumpang Diamankan

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 6 Desember 2023 - 09:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulungagung,AZMEDIA.CO.ID-Pesawat Pelita Air nomor penerbangan IP205 PKPWD, tujuan Surabaya-Cengkareng di Bandara Juanda batal lepas landas karena ancaman bom. Seluruh penumpang diminta turun, satu orang diamankan oleh petugas.
Salah satu penumpang pesawat tersebut Aunur Rofiq mengatakan dia melihat sejumlah petugas keamanan bandara masuk ke dalam pesawat mengamankan pria yang duduk di kursi 14 A.
IMG 6420 Ancaman Bom Pelita Air di Bandara Juanda, Satu Penumpang Diamankan
“Betul itu ada satu orang yang duduk di kursi 14 A diamankan,” ujarnya

Yang diamankan seorang laki-laki,” tambahnya.

Baca Juga :  Sepeda Motor Ringsek usai Ditabrak KA Kartanegara Tabrak

Berdasarkan informasi yang diterima detikJatim, cukup banyak petugas di runway saat proses evakuasi penumpang itu.

Hingga sekitar pukul 15.28 WIB pesawat Pelita Air belum berangkat meski menurut Aunur Rofiq sejumlah kru pesawat sudah mulai masuk kembali ke pesawat.

ADVERTISEMENT

banner 480x600

SCROLL TO RESUME CONTENT

Informasi yang diterima penumpang tersebut dibawa Pomal Bandara Juanda dan menjalani pemeriksaan intensif.

Baca Juga :  Pasca Elf Berisi Mahasiswa Terguling di Jalur Cemorosewu-Sarangan, begini respons Kampus UIN Tulungagung

Sebelumnya, ancaman bom di Bandara Juanda Surabaya itu viral. Pesawat Pelita Air dengan nomor penerbangan IP205 PKPWD, tujuan Surabaya-Cengkareng batal lepas landas.

Berdasarkan pengakuan pemilik akun X @gerryS Gerry Soejatman, ancaman bom itu terjadi pada Rabu (6/12/2023) siang.

“BREAKING: Pelita Air IP205 PKPWD, SUB-CGK, bomb threat prior to take off, aircraft moved to remote area. Semoga bukan bom beneran! 🙏” Demikian sebut Gerry di

Follow WhatsApp Channel azmedia.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal
Merajut Harapan dari Balik Jeruji: Ketika Warga Binaan Menyiapkan Masa Depan
Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026
Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung
Jaksa Masuk Sekolah di SMPN 1 Ngasem Kediri: Pendidikan Hukum sebagai Proyek Kesadaran Publik
Ekonomi Mikro Tetap Berputar: Jasa Permak Kenayan Tulungagung Masih Ramai
Rofian: Dari Penjual Jamu Keliling Menjadi Pengacara, Mengangkat Derajat Keluarga
Asrorul Mais: Dari Keterbatasan Menuju Wakil Rektor, Menggerakkan Pendidikan Inklusi

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 17:16 WIB

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Januari 2026 - 16:34 WIB

Merajut Harapan dari Balik Jeruji: Ketika Warga Binaan Menyiapkan Masa Depan

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:59 WIB

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:17 WIB

Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung

Rabu, 28 Januari 2026 - 10:33 WIB

Jaksa Masuk Sekolah di SMPN 1 Ngasem Kediri: Pendidikan Hukum sebagai Proyek Kesadaran Publik

Berita Terbaru

Bisnis

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Jan 2026 - 17:16 WIB

News Update

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Jan 2026 - 15:59 WIB