Gunung Marapi di Kabupaten Agam,Dalam Setatus Awas

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 4 Desember 2023 - 02:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulungagung,AZMEDIA.CO.ID-Gunung Marapi di Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat kini masih dalam status awas pasca erupsi pada Minggu (3/12/2023) siang pukul 14.54 WIB.
Seorang warga Canduang Koto Laweh di Kabupaten Agam  bernama Mutiah Isra Khadifa mengatakan di tempat ia tinggal terjadi hujan abu.

IMG 6340 1 Gunung Marapi di Kabupaten Agam,Dalam Setatus Awas

“Abu vulkanik turun kayak hujan lebat. Bau belerang,” ujar Mutiah

Berdasarkan pantauannya, warga sekitar nampak sudah masuk ke rumah masing-masing. Hewan ternak miliknya sudah dimasukkan ke dalam kandang.

Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Marapi, Teguh Purnomo, mengatakan gunung aktif yang secara administratif berada di Kabupaten Agam dan Tanah Datar itu melontarkan abu vulkanik setinggi 1.000 meter/ 1 Kilometer.

“Terpantau di lihat dari arah Bukittinggi abu vulkanik setinggi kisaran 1.000 meter,” kata Teguh, Minggu (3/12/2023).

Dalam keterangan tertulis Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 30 mm dan durasi sementara lebih kurang 4 menit 41 detik.

Baca Juga :  Rencana 1,7 Juta Honorer Diangkat Jadi ASN, Pemerintah Punya Duit?

Erupsi ini masih berlangsung dan saat ini Gunung Marapi berada pada Status Level II (Waspada).

Rekomendasi dari PVMBG, masyarakat disekitar Gunung Marapi dan pengunjung/wisatawan tidak diperbolehkan mendaki Gunung api Marapi pada radius 3 kilometer dari kawah atau puncak.

Dari video yang beredar di sejumlah grup WhatsApp di Sumbar, abu vulkanik yang dilontarkan Gunung Marapi cukup tinggi.

Follow WhatsApp Channel azmedia.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Kejadian Keracunan ke Aksi Cepat: Sekolah Perketat SOP MBG
Pria Tulungagung Diduga Bakar Rumah Kekasih Akibat Cemburu
Pedagang Nasi Goreng di Tulungagung Meninggal Dunia, Dugaan Sementara Terkait Persoalan Asmara
Data Bohong, Negara yang Menanggung Risiko
Alarm COVID-19 Kembali di Indonesia: Waspada Varian Baru!
Nadya Putri Kusuma, Bocah Macan Putih dari Kediri yang Melaju Kencang di Arena Pushbike
DPP LSM GERAK Resmi Lantik Pengurus Baru DPC Tulungagung
Dugaan Pembiaran Praktik Perjudian di Wilayah Polsek Boyolangu: Laporan Warga Diabaikan, Penegakan Hukum Dipertanyakan

Berita Terkait

Sabtu, 24 Januari 2026 - 17:34 WIB

Dari Kejadian Keracunan ke Aksi Cepat: Sekolah Perketat SOP MBG

Minggu, 11 Januari 2026 - 15:07 WIB

Pria Tulungagung Diduga Bakar Rumah Kekasih Akibat Cemburu

Sabtu, 10 Januari 2026 - 14:49 WIB

Pedagang Nasi Goreng di Tulungagung Meninggal Dunia, Dugaan Sementara Terkait Persoalan Asmara

Sabtu, 20 Desember 2025 - 13:02 WIB

Data Bohong, Negara yang Menanggung Risiko

Rabu, 4 Juni 2025 - 21:43 WIB

Alarm COVID-19 Kembali di Indonesia: Waspada Varian Baru!

Berita Terbaru

Bisnis

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Jan 2026 - 17:16 WIB

News Update

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Jan 2026 - 15:59 WIB