Kasus Pertama Virus Flu Babi Jenis Baru pada Manusia

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 28 November 2023 - 08:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulungagung,AZMEDIA.CO.ID-mengatakan pada Senin (27/11/2023) bahwa pihaknya telah mendeteksi kasus flu jenis A(H1N2)v pertama pada manusia, yang mirip dengan virus yang saat ini menyerang babi. Pihaknya juga menyebut bahwa pasien penderita virus tersebut mengalami gejala ringan dan telah pulih sepenuhnya.

IMG 6275 Kasus Pertama Virus Flu Babi Jenis Baru pada Manusia

Badan Keamanan Kesehatan Inggris (UKHSA) mengatakan kasus tersebut terdeteksi sebagai bagian dari pengawasan rutin flu nasional dan sumber penularannya tidak diketahui.

Ini pertama kalinya kami mendeteksi virus ini pada manusia di Inggris, meskipun sangat mirip dengan virus yang terdeteksi pada babi,” kata direktur insiden UKHSA Meera Chand,

ADVERTISEMENT

banner 480x600

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pernyataan tersebut juga menyebut bahwa kontak dekat dari kasus ini sedang ditindaklanjuti oleh otoritas kesehatan dan saat ini situasinya dipantau dengan peningkatan pengawasan di ruang operasi dan rumah sakit di North Yorkshire, wilayah Inggris utara.

Baca Juga :  Tukang Pijat Culik dan Cabuli Bayi 4 Bulan

Pada tahun 2009, pandemi flu babi pada manusia menginfeksi jutaan orang. Penyebabnya adalah virus yang mengandung materi genetik dari virus yang beredar pada babi, burung, dan manusia.

UKHSA mengatakan bahwa berdasarkan informasi awal, infeksi yang terdeteksi baru-baru ini di Inggris berbeda dari 50 atau lebih kasus strain virus pada manusia lainnya yang ditemukan di tempat lain secara global sejak tahun 2005.

Sementara itu, sebelumnya Flu Babi Afrika atau istilahnya African Swine Fever (ASF) kembali ditemukan di Indonesia. Awal mulanya, temuan virus ASF menyerang babi di Pulau Bulan, Batam sekitar Maret 2023.

Baca Juga :  Belum Sempat Digunakan, Kartu Tani Sudah Tidak Berlaku di Tulungagung, Begini Penjelasannya

Epidemiolog dari Griffith University Dicky Budiman menyampaikan, penyakit Flu Babi Afrika sampai saat ini belum ada laporan temuan penularan ke manusia. Artinya, virus ASF hanya menyerang babi dan tidak bersifat zoonotik (zoonosis) — yang menular ke manusia.

“Kabar baiknya, sejauh ini belum ada, tanda atau pun kecenderungan ini akan berubah menjadi zoonotik virus. Artinya, virus yang ada di hewan pindah ke manusia,” ujar Dicky

“Jadi sejauh ini 100 persen, dia sifatnya penyakit hewan saja. Tidak ada potensi atau pun tanda menginfeksi manusia.”

Follow WhatsApp Channel azmedia.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal
Merajut Harapan dari Balik Jeruji: Ketika Warga Binaan Menyiapkan Masa Depan
Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026
Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung
Jaksa Masuk Sekolah di SMPN 1 Ngasem Kediri: Pendidikan Hukum sebagai Proyek Kesadaran Publik
Ekonomi Mikro Tetap Berputar: Jasa Permak Kenayan Tulungagung Masih Ramai
Rofian: Dari Penjual Jamu Keliling Menjadi Pengacara, Mengangkat Derajat Keluarga
Asrorul Mais: Dari Keterbatasan Menuju Wakil Rektor, Menggerakkan Pendidikan Inklusi

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 17:16 WIB

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Januari 2026 - 16:34 WIB

Merajut Harapan dari Balik Jeruji: Ketika Warga Binaan Menyiapkan Masa Depan

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:59 WIB

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:17 WIB

Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung

Rabu, 28 Januari 2026 - 10:33 WIB

Jaksa Masuk Sekolah di SMPN 1 Ngasem Kediri: Pendidikan Hukum sebagai Proyek Kesadaran Publik

Berita Terbaru

Bisnis

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Jan 2026 - 17:16 WIB

News Update

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Jan 2026 - 15:59 WIB