Kasus Kematian Ibu dan Bayi di Tulungagung Menurun

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 25 November 2023 - 03:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulungagung,AZMEDIA.CO.ID-Kasus kematian ibu dan bayi di Kabupaten Tulungagung menurun signifikan.
Data per Januari – November 2023, kasus kematian ibu di Kabupaten Tulungagungtercatat 6 kasus, dan kematian bayi 52 kasus.
Sedangkan data tahun lalu, kematian ibu ada 16 kasus, dan kematian bayi mencapai 84 kasus.
Kasi Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tulungagung, Aris Setiawan membenarkan bahwa kasus kematian ibu dan bayi di Kabupaten Tulungagung mengalami penurunan.
IMG 6224 Kasus Kematian Ibu dan Bayi di Tulungagung Menurun

“Hingga bulan November ini ada 6 kasus kematian ibu dan 52 kasus kematian bayi. Ada penurunan signifikan jika dibandingkan dengan tahun lalu,” jelas Aris Setiawan pada Jumat (24/11/2023).

Melihat latar penyebab kematian ibu, Aris Setiawan mengungkap dari total 6 kasus kematian ibu, 3 kasus preeklamsi atau eklamsi, 2 kasus kelainan jantung, serta 1 kasus hipertiroid.

Baca Juga :  Kaki Wanita Tulungagung Dipasangi Alat Pelacak oleh Jaksa Akibat Beri Kesaksian Palsu Dalam Sidang

Sedangkan pada kasus kematian bayi mayoritas dikarenakan pneumonia, diare, malaria, tetanus, kelainan saraf, kelainan saluran cerna, dan lainnya.

ADVERTISEMENT

banner 480x600

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasus kematian ibu itu disebabkan oleh preeklamsi atau eklamsi, kelainan jantung dan hipertiroid,” ucapnya.

Turunnya angka kasus kematian ibu dan bayi ini diperoleh lantaran peningkatan pengawasan dan penanganan bagi ibu hamil di Tulungagung.

Mulai dari pemeriksaan awal, pendampingan hingga proses persalinan. Tak hanya itu, kunci keberhasilan tersebut juga ditunjang oleh sistem informasi tranformasi kesehatan melalui KIA Online.

“Di mana fasilitas pelayanan kesehatan di Tulungagung tersendiri, mulai bidan praktek mandiri, puskesmas, klinik dan rumah sakit. Setiap ada pemeriksaan kehamilan itu langsung tercatat di KIA Online,” paparnya.

Baca Juga :  RSUD dr. Iskak Ditetapkan sebagai Rumah Sakit Daerah Pertama Yang Sukses Menyelenggarakan Hospital-base

Adanya pencatatan administratif melalui KIA online tersebut, riwayat pemeriksaan ibuhamil dapat dengan mudah diketahui sehingga memudahkan dalam penanganan petugas medis.

Pada KIA online juga mengkategorisasi apakah ibu hamil tergolong dalam kehamilan beresiko tinggi, menengah atau kecil.

“Dengan begitu bidan desa sudah bisa melakukan pengawasan dan interfensi. Ya resiko kegawatdaruratan ibu hamil dan janin bisa diminimalisir,”

Di sisi lain, Aris Setiawan mengaku meski kematian ibu dan bayi sedang menurun (sampai November 2023), kasus kematian ibu dan bayi di Kabupaten Tulungagung ini tetap menjadi program prioritas dari pemerintah.

Harapannya agar tidak sampai ada kasus kematian ibu dan bayi.

Follow WhatsApp Channel azmedia.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal
Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung
Ekonomi Mikro Tetap Berputar: Jasa Permak Kenayan Tulungagung Masih Ramai
Rofian: Dari Penjual Jamu Keliling Menjadi Pengacara, Mengangkat Derajat Keluarga
Asrorul Mais: Dari Keterbatasan Menuju Wakil Rektor, Menggerakkan Pendidikan Inklusi
Belanja Lokal, Dampak Besar: Pasar Senggol Bangoan Gerakkan UMKM Kuliner Tradisional
Dari Hobi Ngopi Jadi Cuan: Coffee Shop Rumahan Pasutri Blitar Laris via Medsos
Simpang Muning Mojoroto Rawan, Kecelakaan Beruntun Bus Harapan Jaya Dorong Evaluasi Keselamatan Lalu Lintas
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 17:16 WIB

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:17 WIB

Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung

Senin, 26 Januari 2026 - 16:07 WIB

Rofian: Dari Penjual Jamu Keliling Menjadi Pengacara, Mengangkat Derajat Keluarga

Senin, 26 Januari 2026 - 15:41 WIB

Asrorul Mais: Dari Keterbatasan Menuju Wakil Rektor, Menggerakkan Pendidikan Inklusi

Minggu, 25 Januari 2026 - 16:08 WIB

Belanja Lokal, Dampak Besar: Pasar Senggol Bangoan Gerakkan UMKM Kuliner Tradisional

Berita Terbaru

Bisnis

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Jan 2026 - 17:16 WIB

News Update

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Jan 2026 - 15:59 WIB