Dampak Tol Kediri-Tulungagung warga pasrah dengan harga ganti rugi

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 16 November 2023 - 07:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulungagung,AZMEDIA.CO.ID-Sebagian pemilik tanah terdampak jalan tol Kediri–Tulungagung di Kelurahan Panggungrejo, Kecamatan/Kabupaten Tulungagung, harus pasrah bongkokan (total).
  1. IMG 6045 Dampak Tol Kediri-Tulungagung warga pasrah dengan harga ganti rugi

Khususnya dalam menyikapi nilai appraisal lahan terdampak tol Kediri-Tulungagung yang telah ditentukan.

Mereka terkesan takut untuk masuk ke ranah pengadilan, kendati masih menganggap nilai harga tanah mereka terlalu rendah sebagai ganti  pembangunan tol Kediri-Tulungagung.

Musyawarah ketiga penetapan bentuk ganti kerugian pengadaan tanah jalan tol Kediri–Tulungagung di Kelurahan Panggungrejo yang dilaksanakan pada Rabu (15/11/2023) membuahkan hasil yang kurang mengenakkan bagi warga terdampak.

 

Keinginan mereka untuk mendapatkan harga lebih tinggi kompensasi lahan terdampak tol Kediri-Tulungagung dari penetapan tim appraisal tidak bisa dilaksanakan tanpa melalui jalur hukum di pengadilan.

Pada musyawarah yang dilaksanakan di kantor Kelurahan Panggungrejo itu, masyarakat terdampak berdialog dengan perwakilan Kantor BPN Tulungagung, ketua tim pengadaan tanah jalan tol Kediri–Tulungagung, sampai Kepala Pengadilan Negeri Tulungagung.

Baca Juga :  Lahan Tol Kediri-Tulungagung yang Akan Menjadi Akses ke Bandara Dhoho Kediri Baru Siap 35,40 Persen

Salah satu warga terdampak, Sutrimo, menganggap bahwa melangkah ke pengadilan merupakan hal yang sia-sia untuk meminta kenaikan harga tanahnya yang terdampak tol Kediri-Tulungagung yang masuk proyek strategis nasional.

Keterbatasan dalam ilmu hukum membuat masyarakat enggan ke pengadilan dan lebih memilih pasrah dengan keputusan appraisal tol Kediri-Tulungagung.

Follow WhatsApp Channel azmedia.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal
Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung
Ekonomi Mikro Tetap Berputar: Jasa Permak Kenayan Tulungagung Masih Ramai
Rofian: Dari Penjual Jamu Keliling Menjadi Pengacara, Mengangkat Derajat Keluarga
Asrorul Mais: Dari Keterbatasan Menuju Wakil Rektor, Menggerakkan Pendidikan Inklusi
Belanja Lokal, Dampak Besar: Pasar Senggol Bangoan Gerakkan UMKM Kuliner Tradisional
Dari Hobi Ngopi Jadi Cuan: Coffee Shop Rumahan Pasutri Blitar Laris via Medsos
Simpang Muning Mojoroto Rawan, Kecelakaan Beruntun Bus Harapan Jaya Dorong Evaluasi Keselamatan Lalu Lintas

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 17:16 WIB

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:17 WIB

Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung

Senin, 26 Januari 2026 - 16:07 WIB

Rofian: Dari Penjual Jamu Keliling Menjadi Pengacara, Mengangkat Derajat Keluarga

Senin, 26 Januari 2026 - 15:41 WIB

Asrorul Mais: Dari Keterbatasan Menuju Wakil Rektor, Menggerakkan Pendidikan Inklusi

Minggu, 25 Januari 2026 - 16:08 WIB

Belanja Lokal, Dampak Besar: Pasar Senggol Bangoan Gerakkan UMKM Kuliner Tradisional

Berita Terbaru

Bisnis

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Jan 2026 - 17:16 WIB

News Update

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Jan 2026 - 15:59 WIB