Finalis Duta Maritim, Harum Berkomitmen Aktif Suarakan Penguatan Peran Perempuan Di Sektor Maritim

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 9 Agustus 2023 - 10:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kediri, AZmedia.co.id Jatim — Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Jember, Harum Rizky Amalia berhasil menjadi perwakilan kabupaten Kediri provinsi Jawa Timur dalam Sekolah Duta Maritim Indonesia ke-3 yang diselenggarakan oleh Asosiasi Pemerintah Daerah Kepulauan dan Pesisir Seluruh Indonesia (ASPEKSINDO) dengan tema “Maritim Terus Melaju Untuk Indonesia Maju”. Serangkaian acara ini akan diselenggarakan pada tanggal 11-17 Agustus 2023 di Jakarta dengan berbagai rangkaian acara seperti perayaan HUT Ke-6 ASPEKSINDO, pembekalan seputar kemaritiman, Kunjungan beberapa instansi pemerintahan, hingga upacara kemerdekaan RI.

Dengan melewati beberapa tahapan seleksi dengan jumlah pendaftar sebanyak 651 orang pendaftar yang berasal dari seluruh daerah di Indonesia, ia berhasil menjadi salah satu finalis duta maritim Indonesia dari 100 orang finalis lainnya.

Dengan memanfaatkan kesempatan ini, ia berkomitmen untuk aktif menyuarakan penguatan peran perempuan di sektor maritim. “Tentunya saya bersyukur karena telah menjadi perwakilan jawa timur dalam SDMI ke-3 ini sekaligus saya juga memiliki tanggung jawab juga sebagai representatif dari pemuda yang menyuarakan isu-isu maritim” ujarnya

Sebelumnya, Harum merupakan aktivis perempuan yang aktif menyuarakan isu-isu perempuan dan isu kesetaraan gender. Ia bergabung diberbagai macam organisasi yang concern dalam pengawalan isu perempuan dan pelindungan perempuan dan anak, seperti halnya ia menjadi volunteer Pusat Studi Gender Universitas Jember dan dia juga menjadi Ketua Kopri Rayon Hukum Komisariat Universitas Jember.

“Karena concern saya dibidang peningkatan kapasitas perempuan serta pelindungan perempuan dan anak, jadi melalui event ini saya ingin menyuarakan terkait peningkatan ruang keterlibatan perempuan dan pelindungan perempuan di sektor maritim khususnya”

*Penguatan Peran Perempuan dalam Sektor Maritim*

Menurut harum, Kapasitas Perempuan sering diragukan terutama dalam bidang ekonomi dan sektor produksi terbukti Perempuan selalu ditempatkan diposisi domestik dan posisi yang nonkrusial. Dengan demikian perlu untuk memberikan akses, kesempatan berkiprah, dan ruang aman bagi perempuan di sektor maritim.

Sejatinya Indonesia telah memiliki regulasi terkait pengarusutamaan gender di segala sektor yaitu Inpres No. 9 Tahun 2000 tentang Pengarusutamaan Gender Dalam Pembangunan Nasional, yang mewajibkan setiap Kementerian/Lembaga untuk melaksanakan pengarusutamaan gender di seluruh sektor pembangunan, di semua tingkat pemerintahan.

Baca Juga :  Waspada! 9 Kecamatan di Tulungagung Ini Rawan Bencana Di Musim Penghujan,

Merujuk pada data Kementerian Perhubungan per-Maret 2021, jumlah pelaut Perempuan dalam berbagai jabatan dantingkat ijazah adalah sebanyak 25.160 orang atau 2,1 persen dan total 1.204.123 pelaut di Indonesia.

“Memang sudah seharusnya pemerintah dari segala sektor mendukung program pengarusutamaan gender di segala sektor terutama sektor maritim yang masih timpang sekali ya presentasenya. Kesempatan itu ya berupa kesetaraan akses ruang berproses di sektor maritim dan tentunya dengan dibarengi akan pelindungan dan ruang aman untuk perempuan seperti amanat Undang-Undang Nomor 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan” ujar Harum.

“Mari bersinergi untuk menghapuskan stigma negatif perempuan di sektor kerja dengan memberikan kesempatan berproses yang sama, kesempatan akan penghidupan yang layak, dan kesempatan akan rasa aman dari segala ancaman, Karena Sejarah pernah mencatat perempuan tangguh Indonesia adalah perlaut yang handal, cakap, dan cekatan” imbuhnya.

Follow WhatsApp Channel azmedia.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal
Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung
Ekonomi Mikro Tetap Berputar: Jasa Permak Kenayan Tulungagung Masih Ramai
Rofian: Dari Penjual Jamu Keliling Menjadi Pengacara, Mengangkat Derajat Keluarga
Asrorul Mais: Dari Keterbatasan Menuju Wakil Rektor, Menggerakkan Pendidikan Inklusi
Belanja Lokal, Dampak Besar: Pasar Senggol Bangoan Gerakkan UMKM Kuliner Tradisional
Dari Hobi Ngopi Jadi Cuan: Coffee Shop Rumahan Pasutri Blitar Laris via Medsos
Simpang Muning Mojoroto Rawan, Kecelakaan Beruntun Bus Harapan Jaya Dorong Evaluasi Keselamatan Lalu Lintas

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 17:16 WIB

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:17 WIB

Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung

Senin, 26 Januari 2026 - 16:45 WIB

Ekonomi Mikro Tetap Berputar: Jasa Permak Kenayan Tulungagung Masih Ramai

Senin, 26 Januari 2026 - 16:07 WIB

Rofian: Dari Penjual Jamu Keliling Menjadi Pengacara, Mengangkat Derajat Keluarga

Senin, 26 Januari 2026 - 15:41 WIB

Asrorul Mais: Dari Keterbatasan Menuju Wakil Rektor, Menggerakkan Pendidikan Inklusi

Berita Terbaru

Bisnis

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Jan 2026 - 17:16 WIB

News Update

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Jan 2026 - 15:59 WIB