1.090 CJH Tulungagung Sudah Melunasi BPIH, Inilah Syarat Khusus untuk Mengajukan Pendamping Haji

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 15 Maret 2024 - 04:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulungagung, AZMEDIA.CO.ID – Pendamping haji akan sangat dibutuhkan bagi calon jamaah haji (CJH) yang memiliki keterbatasan baik secara fisik maupun kesehatan.
Diketahui CJH yang telah melakukan pelunasan BPIH ditahap pertama ada 1.090 jamaah.
kemenag awal november screening kesehatan calon jamaah haji sudah dapat dilakukan 1.090 CJH Tulungagung Sudah Melunasi BPIH, Inilah Syarat Khusus untuk Mengajukan Pendamping Haji

Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung, Suryani mengatakan, pendamping haji dapat dibedakan menjadi dua macam, yakni pendamping lansia dan pendamping disabilitas.

Yang mana pada persyaratannya, seorang pendamping haji harus dari anak kandung maupun anak menantu.

“Jadi ada pendamping lansia dan pendamping disabilitas. Syaratnya harus anak kandung maupun anak menantu, yang mendampingi memang harus lebih muda,” jelasnya Minggu (10/3/2024).

ADVERTISEMENT

banner 480x600

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kemudian untuk kuota haji sendiri, akan dibagi pada setiap provinsi. Yang mana kuota haji untuk jamaah di Jawa Timur ada 35.152 jamaah dan kuota tambahan 2.118 jamaah. Lalu untuk jamaah yang telah melakukan pelunasan BPIH pada tahap satu ada 1.090 jamaah.

Baca Juga :  TikTok Terancam Ditinggal Pengguna, Ini Penyebanya

“Kuotanya dibagi setiap provinsi, Jatim mendapatkan kuota haji sebanyak 35.152 jamaah dengan kuota tambahan 2.118 jamaah. Yang sudah melunasi ditahap satu ada 1.090 jamaah,” paparnya.

Kemudian untuk mengajukan pendampingan sendiri, calon jamaah haji diminta untuk mengajukan pendamping apabila dirasa diperlukan.

“Orang-orang yang membutuhkan pendamping, diminta untuk mengajukan. Setelah mengajukan kita unggah ke Siskohat dan insyaallah akan muncul di tahap dua pelunasan BPIH, tinggal diterima atau tidak,” ucapnya.

Baca Juga :  Rencana 1,7 Juta Honorer Diangkat Jadi ASN, Pemerintah Punya Duit?

Disinggung ihwal kuota khusus pendamping haji, dia mengaku, bahwasannya tidak ada kuota khusus bagi pendamping orang.

Yang mana nantinya route map pelunasan BPIH tahap kedua akan mengutamakan CJH gagal sistem, pendamping lansia, penggabungan dan pendamping disabilitas.

“Kalau ditahap dua ini meliputi CJH yang gagal sistem, pendamping lansia, penggabungan dan pendamping disabilitas. Ya mudah-mudahan semuanya bisa tercover,” paparnya.

“Yang mengajukan untuk pendamping itu ada sekitar di bawah 100 jamaah,” pungkasnya.***

Follow WhatsApp Channel azmedia.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal
Merajut Harapan dari Balik Jeruji: Ketika Warga Binaan Menyiapkan Masa Depan
Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026
Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung
Jaksa Masuk Sekolah di SMPN 1 Ngasem Kediri: Pendidikan Hukum sebagai Proyek Kesadaran Publik
Ekonomi Mikro Tetap Berputar: Jasa Permak Kenayan Tulungagung Masih Ramai
Rofian: Dari Penjual Jamu Keliling Menjadi Pengacara, Mengangkat Derajat Keluarga
Asrorul Mais: Dari Keterbatasan Menuju Wakil Rektor, Menggerakkan Pendidikan Inklusi

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 17:16 WIB

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Januari 2026 - 16:34 WIB

Merajut Harapan dari Balik Jeruji: Ketika Warga Binaan Menyiapkan Masa Depan

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:59 WIB

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:17 WIB

Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung

Rabu, 28 Januari 2026 - 10:33 WIB

Jaksa Masuk Sekolah di SMPN 1 Ngasem Kediri: Pendidikan Hukum sebagai Proyek Kesadaran Publik

Berita Terbaru

Bisnis

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Jan 2026 - 17:16 WIB

News Update

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Jan 2026 - 15:59 WIB