azmedia
×
Swipe up untuk membaca artikel

Ingin membaca berita tanpa iklan?

Buka di aplikasi AZMEDIA

INSTALL

Unit Reskrim Polsek Bandung Ringkus Pelaku Pencurian Kotak Amal Masjid Torikul A’la

Unit Reskrim Polsek Bandung Ringkus Pelaku Pencurian Kotak Amal Masjid Torikul A'la

Fb Img 1655647223541 Unit Reskrim Polsek Bandung Ringkus Pelaku Pencurian Kotak Amal Masjid Torikul A'La

TULUNGAGUNG.AZMEDIA.CO.ID – Kasus pencurian uang kotak amal milik Masjid Torikul A’la akhirnya terungkap. Polisi menangkap pelaku yang melakukan aksi pencurian uang kotak amal Masjid Torikul A’la Desa Nglampir, Kecamatan Bandung, Tulungagung, Sabtu (18/06/2022).

Pelaku berinisial K (25) tahun, pemuda Desa watuagung, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek. Tersangka pun tak berkutik saat dibawa ke Polsek Bandung Polres Tulungagung.

“Kita amankan hari Sabtu, 18 Juni 2022, sekira  pukul 11.00 Wib, di jalan Desa Talun kulon, Kecamatan Bandung dan pelaku sudah kita bawa ke Mapolsek Bandung untuk dimintai keterangan,” kata Kapolsek Bandung AKP Djatmiko, SH melalui Kasi Humas Polres Tulungagung Iptu Anshori, SH. Minggu (19/6).

Kasi Humas mengungkapkan, kejadian pada hari Jumat tanggal 10 Juni 2022 Sekira pukul 01.30 wib. dengan cara memecah 2 buah kotak amal yang terbuat dari kaca dengan menggunakan penabuh bedug masjid yang terbuat dari kayu.

“Polsek Bandung mendapat laporan adanya pencurian uang kotak amal di masjid Torikul A’la, kemudian dilakukan penyelidikan, dari keterangan saksi saksi alhasil pelaku dapat ditangkap”, ucap Kasi Humas.

“Dari penangkapan dan interogasi tersangka K mengakui dan membenarkan telah melakukan pencurian uang kotak amal sebelumnya di dalam masjid Torikul A’la Desa Nglampir serta beberapa lokasi kejadiannya lainnya,” ujarnya.

Dari aksinya mencuri uang dalam 2 kotak amal tersebut, diperkirakan jumlah uang yang didapat sebesar Rp.5.000.000.

“Pelaku langsung kita tetapkan menjadi tersangka dan kita lakukan penahanan,” tegasnya.

Selain mengamankan pelaku, Polisi juga menyita uang Rp 23.000 sisa hasil pidana pencurian, dua lembar kaos warna hitam dan hijau yang bertuliskan kacunk motor yang dipakai saat melakukan pencurian, satu buah tas selempang merk best, sepasang sepatu, satu buah parfum merk napoleon warna hitam dan dua buah kotak amal terbuat dari kaca yang sudah pecah.

Atas perbuatannya, pelaku akan dijerat dengan Pasal 363 ayat 1 ke 3e dan 5e KUHP. (prn/restu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.