loader image
Tekan Angka Kenakalan Remaja, Polres Tulungagung Giatkan Program Police Goes to SchoolPolisi Ungkap Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi di Pati, Kabareskrim : Kasus Terbesar Sepanjang 2022Antisipasi Korban Tenggelam di Kolam Ikan Bertambah, Polres Tulungagung Himbau Pasang Jaring PengamanPolri Terapkan Restorative Justice dalam Kasus Dugaan Pencurian 40 Petani di MukomukoSilaturrahmi dengan Masyarakat Jatim di Babel, Gubernur Perkuat Pasar Antar daerah
banner 728x250

Unit Inafis Polres Tulungagung Olah TKP Warga Ngunut Yang Tenggelam di Kolam Ikan

Unit Inafis Polres Tulungagung Olah TKP Warga Ngunut Yang Tenggelam di Kolam Ikan

banner 468x60

TULUNGAGUNG.AZMEDIA.CO.ID – Seorang warga di RT 02 RW 01 Lingkungan 1 Desa/Kecamatan Ngunut bernama Sunyoto (62) pada Rabu (23/03/2022) malam dilaporkan meninggal dunia karena tenggelam di kolam ikan gurami miliknya.

Kapolsek Ngunut melalui Kasi Humas Polres Tulungagung Iptu Nenny Sasongko, SH mengatakan, setelah mendapatkan laporan kejadian tersebut petugas dari Polsek Ngunut langsung menghubungi petugas SPKT dan Inafis Satreskrim Polres Tulungagung untuk selanjutnya mendatangi lokasi kejadian guna olah TKP.

banner 325x300

“Petugas Polsek Ngunut mendapatkan laporan kejadian dari Kepala Desa Ngunut jika ada seorang warganya meninggal karena tenggelam di kolam ikan tadi malam sekitar pukul 20.00 WIB,” terang Nenny, Kamis (24/03/2022).

Lebih lanjut Iptu Nenny menjelaskan sesuai keterangan dari saksi – saksi, kronologis kejadian berawal pada Rabu (23/032022) sekira pukul 15.00 WIB, korban berangkat dari rumahnya dengan berjalan kaki menuju kolam ikan miliknya yang berjarak kurang lebih 200 Meter bermaksud untuk memberi makan ikan gurami peliharaanya.

“Namun karena tidak kunjung pulang ke rumahnya selanjutnya istri dan anak korban menyusul korban ke kolam dan diketahui korban sudah mengapung di permukaan air kolam ukuran panjang 20 meter, lebar 6 meter sedalam 1,5 meter,” jelasnya.

Mengetahui kejadian tersebut, keduanya berteriak meminta tolong ke warga sekitarnya, yang kemudian beberapa warga bersama-sama mengangkat tubuh korban dari kolam dan selanjutnya kejadian dilaporkan ke Kades setempat.

Dari hasil keterangan istri dan anak korban, memang sejak 3 (tiga) tahun terakhir ini korban menderita penyakit stroke sehingga kesulitan untuk berjalan.

“Kemungkinan awalnya korban terpeleset kemudian tercebur ke kolam, dan karena sudah tidak mampu untuk berenang sehingga korban tenggelam hingga meninggal dunia.

Dari hasil pemeriksaan medis diketahui ada luka gores pada kaki kiri korban namun tidak ada tanda-tanda kekerasan,” tutupnya.(Parno)

banner 325x300
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.