loader image
Tekan Angka Kenakalan Remaja, Polres Tulungagung Giatkan Program Police Goes to SchoolPolisi Ungkap Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi di Pati, Kabareskrim : Kasus Terbesar Sepanjang 2022Antisipasi Korban Tenggelam di Kolam Ikan Bertambah, Polres Tulungagung Himbau Pasang Jaring PengamanPolri Terapkan Restorative Justice dalam Kasus Dugaan Pencurian 40 Petani di MukomukoSilaturrahmi dengan Masyarakat Jatim di Babel, Gubernur Perkuat Pasar Antar daerah
banner 728x250

Unit Inafis Polres Tulungagung Olah TKP Orang Meninggal Dunia di Desa Tawangsari

Unit Inafis Polres Tulungagung Olah TKP Orang Meninggal Dunia di Desa Tawangsari

banner 468x60

TULUNGAGUNG.AZMEDIA.CO.ID – Warga di Desa Tawangsari, Kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungagung pada Minggu (13/03/2022) sekira jam 12.45 WIB dikejutkan adanya seorang warga yang diketemukan meninggal dunia mendadak di dalam rumahnya.

“Memang benar, kejadian meninggalnya warga di Desa Tawangsari telah dilaporkan ke Polsek Kedungwaru pada hari ini sekira jam 13.15 WIB,” terang Kapolsek Kedungwaru AKP Siswanto melalui Kasi Humas Polres Tulungagung Iptu Nenny Sasongko.

banner 325x300

Dari hasil laporan petugas yang mendatangi lokasi kejadian, korban diketahui bernama YM (57) yang sehari harinya bekerja sebagai tukang servis mesin jahit.

Kasi Humas mengatakan, dari keterangan saksi, korban diketahui meninggal dunia dengan posisi tengkurap dirumahnya sendiri pada jam 12.45 wib.

“Ada saksi yang mengetahui yakni tukang sampah yang mana

korban pada Jumat kemarin sekitar pukul 18.30 WIB masih membeli gorengan didepan rumah dan mengatakan perut bagian lambungnya merasa sakit kalau diberi makan,” jelas Iptu Nenny.

Kemudian dari keterangan saksi lainnya, pada hari ini Minggu 13 Maret 2022 sekira jam 12. 30 wib. Saksi diberi tahu oleh ibunya kalau Yusuf margono meninggal dunia dikamar rumahnya dan setelah dilihat memang benar benar meninggal dalam keadaan tengkurap dan mengeluarkan cairan berbahu busuk.

“Seusai mendapat laporan, petugas Polsek Kedungwaru bersama Unit Inafis dan SPKT Polres Tulungagung mendatangi lokasi dan melakukan olah TKP ,” sambungnya.

Selanjutnya, jenasah korban dievakuasi petugas untuk dibawa ke RSUD dr Iskak Tulungagung guna dilakukab visum et repertum (VER).

“Dari hasil pemeriksaan petugas, pada tubuh korban tidak ditemukan tanda tanda penganiayaan, korban meninggal diduga karena sakit,” pungkas Iptu Nenny Sasingko.(Parno)

banner 325x300
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.