IPRoyal.com
×
Swipe up untuk membaca artikel

Ingin membaca berita tanpa iklan?

Buka di aplikasi AZMEDIA

IPRoyal.com
IPRoyal.com

Takut Ketahuan, Janda Asal Pacitan Tega Buang Bayinya

TULUNGAGUNG, AZMEDIA.CO.ID – Anggota Timsus Macan Agung Satreskrim Polres Tulungagung berhasil mengamankan seorang janda berinisial TR (27), Perempuan asal Dusun Mando, Desa Nggembok, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan. Atas kasus pembuangan bayi oleh ibu kandungnya di teras depan UGD RSUD (Puskesmas Campurdarat).

Pelaku ditangkap saat berada di jalan Yos Sudarso Kelurahan Ngantru, Kecamatan / Kabupaten Trenggalek. Selasa (02/08/2022) sekira pukul 18.00 WIB.

Hal ini disampaikan oleh Kapolres Tulungagung AKBP Eko Hartanto SIK, MH saat Press Release di halaman Masjid Al Hafidz Mapolres setempat. Rabu (03/08/2022) siang.

Berdasarkan hasil interogasi petugas. Kapolres mengatakan, awalnya pelaku yang merupakan janda dua anak ini pada September 2021 kenal dengan T (ayah biologis bayi) yang saat itu kerja kuli bangunan dirumah nenek pelaku.
Dari situlah pelaku menurut pengakuannya dipaksa T berhubungan badan dikamar mandi. Dari pengakuannya, pelaku melakukan hubungan badan dengan T ini hanya satu kali.

“Sebulan kemudian, yakni bulan Januari 2022 pelaku mengaku hamil, namun T ini tidak mau bertanggung jawab,” terang Kapolres.

Kemudian, pada bulan Mei lalu pelaku kenal dengan AP dan pelaku yang bekerja sebagai PRT di Surabaya ini akhirnya pada 25 Juli 2022 melahirkan dikamar mandi majikannya.
Yang kemudian oleh majikannya, pelaku diantarkan ke RS Bersalin.

“Keesokan harinya, pelaku yang sudah diperbolehkan pulang dari RS bersalin minta ijin ke majikan cuti pulang ke rumahnya di Pacitan,” imbuhnya.

Kapolres mengungkapkan bahwa pelaku membawa bayinya tersebut tidak pulang ke Pacitan namun menuju ke rumah AP di wilayah kecamatan Tanggunggunung dengan naik travel dan turun di depan RSUD Campurdarat.

Agar tidak diketahui AP kalau baru melahirkan, Pelaku menaruh bayinya di atas meja kaca teras depan UGD RSUD / Puskesmas Campurdarat. Sabtu (30/07/2022) sekira pukul 02.00 WIB.

“Selang 15 menit pelaku dijemput keponakan sang pacar dengan mengendarai sepeda motor vario dan bermalam dirumah saudara sang pacar tersebut,” sambungnya.

Selanjutnya, bayi yang diletakkan pelaku di teras depan, diketahui dan ditemukan pertama kali oleh SH, warga sekitar yang merupakan Satpam proyek pembangunan RSUD Campurdarat kemudian atas temuan tersebut dilaporkan ke Polsek Campurdarat.

Petugas kepolisian juga telah mengamankan barang bukti berupa 1 buah tas dari rumah bersalin warna biru, beberapa stel baju dan celana bayi beserta perlengkapannya, 1 buah toples bening berisi susu bubuk, 1 kacamata dewasa, 1 kaleng susu bubuk, 1 buah minyak bayi dan 1 buah dot susu.

Setelah beberapa waktu dilakukan penyelidikan, akhirnya petugas dari Tim Macan Agung Satreskrim Polres Tulungagung berhasil mengamankan pelaku yang kemudian pelaku dibawa ke UPPA Satreskrim Polres Tulungagung guna proses penyidikan lebih lanjut.

“Motif pelaku melakukan penelantaran bayinya, karena takut diketahui oleh keluarga dan pacarnya,” tandasnya.

Atas perbuatannya, pelaku terancam pasal 76 B jo pasal 77 B UU RI no 35 tahun 2014, tentang perubahan atas UU no 23 tahun 2022 tentang perlindungan anak, dengan ancaman hukuman 5 Tahun penjara.

Sementara itu ditempat yang sama, Kasat Reskrim Polres Tulungagung AKP Agung Kurnia Putra menambahkan, jika saat ini kondisi bayi dalam keadaan sehat.

“Hingga saat ini bayi masih dirawat di RSUD dr Iskak dalam kondisi sehat. Dan nanti rencananya bayi akan diantarkan ke pihak keluarga pelaku, karena pihak keluarga siap merawat bayi tersebut,” pungkasnya.

Penulis: Paul SuparnoEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Alert: Baca Boleh, Coppas Jangan - Berkaryalah Semampu Anda 🤓