azmedia
×
Swipe up untuk membaca artikel

Ingin membaca berita tanpa iklan?

Buka di aplikasi AZMEDIA

INSTALL

Satker Polda Jatim Berikan Bansos Kepada Masyarakat Terdampak Kenaikan BBM

Avatar Of Mat Siswondo
Img 20220914 Wa0040 Satker Polda Jatim Berikan Bansos Kepada Masyarakat Terdampak Kenaikan Bbm

SURABAYA AZMEDIA INDONESIA- Satuan Kerja (Satker) jajaran Polda Jawa Timur, yang di koodinatori Karo Ops Polda Jatim Kombes Pol Puji Santosa, membagikan Bantuan Sosial (Bansos) kepada masyarakat yang ada di Kota Surabaya dan sekitarnya. Bantuan ini diberikan kepada masyarakat terdampak kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang telah diterapkan oleh Pemerintah. Img 20220914 Wa0036 Satker Polda Jatim Berikan Bansos Kepada Masyarakat Terdampak Kenaikan Bbm

Bantuan ini disalurkan ke masyarakat mulai tanggal 12 sampai 23 September 2022, dengan total bantuan setiap hari yang disalurkan sebanyak 500 sembako.

“Kegiatan ini sesuai dengan arahan Bapak Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, menindaklanjuti arahan dari Bapak Kapolri Jendral Polisi Lystio Sigit Prabowo,” Kombes Pol Dirmanto, Selasa (13/9/2022) pagi.

Sedangkan Bansos ini tidak hanya dilaksanakan oleh satker polda jatim saja, melainkan jajaran Polres dan Polresta, juga melaksanakan hal serupa untuk dapat membantu masyarakat di jawa timur.

Untuk sasaran penerima Bansos meliputi sopir angkot, sopir truk, pemulung, tukang sapu jalanan, driver ojek, tukang becak,” tambahnya.

Diharapkan dengan bantuan sembako ini dapat membantu masyarakat, dan diharapkan untuk polres jajaran melaksanakan bakti sosial melakukan di wilayah masing masing.

Seperti yang dilaksanakan oleh Polres Bangkalan, yang sudah membagikan sembako kepada masyarakat meski di wilayah terpencil dan jauh dari pusat kota.

Sembako yang dibagikan berupa beras, minyak goreng, gula, mie instan dan uang tunai. Bantuan diberikan kepada warga yang kurang mampu, sebagai upaya guna meringankan beban mereka akibat dampak naiknya harga BBM.

Sementara warga merasa senang mendapatkan sembako di saat harga kebutuhan hidup mahal, akibat imbas dari naiknya bahan bakar minyak (BBM).

“Sekarang kebutuhan sembako naik semua pak. Saya dapat bantuan seperti ini sangat senang pak. Nanti sembako ini akan saya buat masak,” ucap Sahrawi penerima sembako.

Selain Polres Bangkalan, Polres Nganjuk juga melaksanakan kegiatan serupa. Pembagian sembako dilaksanakan secara bertahap, 3 September, 9 September dan 13 September. Dan untuk masing masing jumlah paket sembako yang dibagikan sebanyak 100 paket.

Bantuan paket sembako dibagikan kepada masyarakat kurang mampu, seperti petani, tukang becak, driver ojol dan masyarakat kurang mampu lainnya.

Sementara pembagian sembako juga dilakukan oleh jajaran satker polda jatim kepada pedagang asongan di pintu masuk terminal purabaya. Dengan bantuan paket sembako yang diberikan sebanyak 250 paket.

“Saya ucapkan terima kasih kepada bapak polisi dari polda jatim yang telah membagikan sembako kepada masyarakat. Bantuan ini sangat bermanfaat disaat semua kebutuhan bahan pokok naik imbas dari kenaikan harga BBM yang naik,” kata Ani, salah satu pedagang asongan.

Selain itu pembagian bansos ini juga telah dibagikan di beberapa lokasi diantaranya;

1. Pada hari  Senin tanggal 12 September 2022 sebagai penanggungjawab DIT LANTAS POLDA JATIM di  bantu BIRO RENA, DIT BINMAS, BID TIK  dan BID HUMAS, lokasi Masjid Al Akbar Surabaya* dengan sasaran kelompok masyarakat, pedagang asongan,tukang becak, sopir angkot, tukang sapu dan ojol sebanyak 100 orang

2. Pada hari Selasa  tanggal 13  September 2022 sebagai penanggungjawab DIT RESKRIMUM POLDA JATIM di bantu BIROLOG, DIT SAMAPTA, BIDKUM  dan BID HUMAS, lokasi Terminal Purabaya bungurasih Sidoarjo dengan sasaran kelompok masyarakat, pedagang asongan. Tukang becak, sopir angkot. Tukang sapu dan ojol sebanyak 100 orang.

3. Pada hari Rabu tanggal 14 september 2022  sebagai penanggungjawab Dit RESKRIMSUS dan dibantu oleh BIROOPS, DIT PAMOBVIT, BID KEU, dan BID HUMAS, lokasi di Terminal Joyobo wonokromo, Surabaya. Dengan sasaran kelompok masyarakat, pedagang asongan. Tukang becak, sopir angkot. Tukang sapu dan ojol sebanyak 100 orang.

4. Pada hari Kamis tanggal 15 September 2022 sebagai penanggungjawab DITRESNARKOBA Polda Jatim di  bantu dari BIRO SDM, DITINTELKAM, BID DOKKES dan BID HUMAS, lokasi Terminal Bratang kec. Gubeng Surbaya* dengan sasaran kelompok masyarak , pedagang asongan. Tukang becak, sopir angkot. Tukang sapu dan ojol sebanyak 100 orang.

5. Pada hari Jumat tanggal 16 September 2022 sebagai penanggungjawab DIT POLAIRUD Polda Jatim di  bantu dari ITWASDA, SAT BRIMOB, BID PROPAM dan BID HUMAS, lokasi Kampung Nelayan Kenjeran Surabaya dengan sasaran kelompok masyarakat nelayan, sebanyak 100 orang.

6. Pada hari Senin  tanggal 19  September 2022 sebagai penanggungjawab DIT RESRESKRIUM POLDA JATIM di  bantu BIROLOG, DIT SAMAPTA, BIDKUM  dan BID HUMAS, lokasi Pasar Tropodo Waru Sidoarjo dengan sasaran kelompok masyarakat, pedagang asongan. tukang becak, sopir angkot. tukang sapu dan ojol sebanyak 100 orang.

7. Pada hari Selasa   tanggal 20  September 2022 sebagai penanggungjawab DIT RESKRIMSUS POLDA JATIM di  bantu BIROOPS, DIT PAMOBVIT, BID KEU dan BID HUMAS, lokasi Terminal dukuh Pakis Surabaya dengan sasaran kelompok masyarakat, pedagang asongan. tukang becak, sopir angkot. tukang sapu dan ojol sebanyak 100 orang.

8. Pada hari Rabu  tanggal 21 September 2022 sebagai penanggungjawab DIT RESNARKOBA POLDA JATIM di  bantu BIRO SDM DITINTELKAM, BID DOKKES dan BID HUMAS, lokasi Stasiun Kereta Api Gubeng Surabaya dengan sasaran kelompok masyarakat, pedagang asongan. tukang becak, sopir angkot, tukang sapu dan ojol sebanyak 100 orang.

9. Pada hari Kamis  tanggal 22 September 2022 sebagai penanggungjawab DIT POLAIRUD POLDA JATIM di  bantu ITWASDA,SATBRIMOB, BID PROPAM dan BID HUMAS, lokasi Kampung Nelayan Tambak Osowilangun Krembangan  Surabayabdengan sasaran kelompok masyarakat Nelayan, sebanyak 100 orang.

10. Pada hari Jumat tanggal 23 September 2022 sebagai penanggungjawab DIT LANTAS POLDA JATIM di  bantu BIRO RENA, DIT BIMAS, BID TIK  dan BID HUMAS, lokasi Pasar Keputih Sukolilo Surabaya dengan sasaran kelompok masyarakat, pedagang asongan. tukang becak, sopir angkot. tukang sapu dan ojol sebanyak 100 orang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.