azmedia
×
Swipe up untuk membaca artikel

Ingin membaca berita tanpa iklan?

Buka di aplikasi AZMEDIA

INSTALL

Pelaku Persetubuhan Terhadap PL, Diamankan Satreskrim Polres Tulungagung

Pelaku Persetubuhan Terhadap PL

Avatar Of Paul Suparno
Fb Img 1660746145147 Pelaku Persetubuhan Terhadap Pl, Diamankan Satreskrim Polres Tulungagung
TULUNGAGUNG. AZMEDIA.CO.ID – Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Satreskrim Polres Tulungagung berhasil mengamankan seorang pelaku tindak pidana persetubuhan terhadap BM (30) perempuan warga asal Kecamatan Pucanglaban, Kabupaten Tulungagung.
Pelaku diketahui berinisial ADB (26) alamat Desa Panjerejo, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung.
Kasat Reskrim Polres Tulungagung AKP Agung Kurnia Putra melalui Kasi Humas Polres Tulungagung Iptu Anshori mengatakan, pelaku sudah diamankan Unit PPA Satreskrim Polres Tulungagung untuk dimintai keterangan.
“Benar, pelaku sudah diamankan anggota UPPA Satreskrim Polres Tulungagung,” terang Anshori, Rabu (17/08/2022).
Dijelaskannya, awal kejadian pada Minggu (14/08/2022) sekira pukul 23.00 WIB, pelaku minum – minuman keras dirumahnya bersama temannya yakni I, T dan D hingga pukul 01.00 WIB. Kemudian T mengajaknya ke warkop karaoke NR dengan mengendarai sepeda motor honda Pcx.
Di warkop tersebut pelaku melanjutkan minum minuman keras bersama teman temannya I, T, dan B (operator karaoke warkop NR).
Sekira pukul 03.00 WIB pelaku bertemu dengan BM (korban) yang baru saja menyanyi di room warkop NR. Setelah itu, pelaku diajak ngopi oleh korban.
“Selanjutnya, pelaku bersama korban mengendarai motor menuju ke arah kota namun tidak jadi ngopi,” jelasnya.
Sekira pukul 04.00 WIB pelaku yang membonceng korban melewati perempatan Jepun menuju arah timur, ada Truck yang mendahului sehingga pelaku menyenggol truck hingga mengakibatkan pelaku dan korban terjatuh.
Setelah itu, pelaku melanjutkan perjalanan dengan masih membonceng korban yang dalam keadaan tertidur. Sesampainya di perempatan Bis Goling pelaku meminta tolong kepada seseorang yang tidak dikenal untuk memegangi korban karena sudah tidak kuat lagi.
Dengan berboncengan tiga, akhirnya pelaku membawa korban pulang kerumahnya dan mengantarkan seseorang yang telah membantu memegangi korban tersebut ke daerah sekitar kampus UIN.
“Namun sesampainya dirumah pelaku, korban dibawa masuk kedalam kamar. Disitulah pelaku mengaku menyetubuhi korban sebanyak satu kali,” ujarnya.
Pagi harinya sekitar pukul 08.30 WIB, lanjut Anshori, pelaku yang bangun tidur pergi meninggalkan korban ke bengkel untuk memperbaiki sepeda motornya.
Sepulang dari bengkel pelaku diberi tahu orang tuanya jika korban dibawa ke rumah sakit oleh suaminya.
“Sekira pukul 18.00 WIB, petugas kepolisian bersama suami korban mendatangi pelaku dirumahnya dan kemudian pelaku dibawa ke Polres Tulungagung untuk dimintai keterangan,” lanjutnya.
Namun sayangnya pada Selasa (16/08/2022) sekira pukul 07.34 WIB nyawa korban tidak dapat tertolong dan dinyatakan meninggal dunia oleh pihak RSUD dr Iskak Tulungagung dan korban saat dilaporkan belum sempat dimintai keterangan karena dalam keadaan pingsan.
Berdasarkan dari pengakuan pelaku dan hasil visum serta autopsi pada jenasah korban, akhirnya pihak kepolisian menetapkan pelaku sebagai tersangka.
“Atas perbuatannya, tersangka akan dikenakan pasal 286 atau 290 ayat (1) atau 359 KUHP, dan dilakukan penyidikan lebih lanjut,” tutupnya. (Parno)
Penulis: Paul SuparnoEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.