azmedia
×
Swipe up untuk membaca artikel

Ingin membaca berita tanpa iklan?

Buka di aplikasi AZMEDIA

INSTALL

Pejabat Baru Kajari Tulungagung, Ahmad Muchlis : Pesan Pimpinan, Kembalikan Kepercayaan Masyarakat

Pejabat Baru Kajari Tulungagung, Ahmad Muchlis : Pesan Pimpinan, Kembalikan Kepercayaan Masyarakat

Avatar Of Paul Suparno
Img 20220920 165408 Pejabat Baru Kajari Tulungagung, Ahmad Muchlis : Pesan Pimpinan, Kembalikan Kepercayaan Masyarakat

TULUNGAGUNG, AZMEDIA.CO.ID – Pucuk Pimpinan di Kejaksaan Negeri Tulungagung mengalami pergantian, Kajari Tulungagung dari sebelumnya dijabat oleh Mujiarto SH MH yang beralih tugas di Kejati Jawa Timur digantikan oleh Ahmad Muchlis SH MH yang sebelumnya menjabat sebagai Kajari Boalemo Provinsi Gorontalo.

“Mutasi dan rotasi adalah sesuatu hal wajar, tour of duty dalam bertugas berdasarkan penilaian kinerja bagi pejabat yang dilantik atau yang dipromosikan,” ucap Ahmad Muchlis SH MH dihadapan awak media, usai acara ramah tamah dan pisah sambut pejabat lama/baru Kajari Tulungagung yang berlangsung di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Senin (19/09/2022) malam.

Ahmad Muchlis menambahkan, sebenarnya pelantikan dirinya sebagai Kajari Tulungagung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Timur Dr. Mia Amiati itu sudah dilaksanakan dan serah terima jabatan bertempat di auditorium lantai delapan kantor Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, jalan Ahmad Yani nomor 54 Surabaya, pada Kamis (15/9/2022) kemarin.

“Yang mana dirinya pada saat pelantikan kemarin diberi pesan oleh pimpinan terutama untuk melakukan penegakan hukum dan mengembalikan kepercayaan masyarakat dan juga melaksanakan 7 (tujuh) perintah harian dari Jaksa Agung,” ungkapnya.

“Kita ini selain aparatur penegak hukum juga sebagai mitra kerja Forkopimda, jadi hal – hal yang baik dan yang sudah dilaksanakan oleh pimpinan terdahulu agar kita lanjutkan, dan mudah – mudahan bisa lebih baik lagi nantinya,” imbuh Muchlis.

Selain itu, Ahmad Muchlis juga menyampaikan, akan menyelesaikan pekerjaan – pekerjaan yang tertunda dan belum sempat dilaksanakan. Terutama, selain penegakan dibidang pidana umum yang tentunya pihaknya sebagai penuntut umum dan eksekutor, bidang intelijen, dan tindak pidana korupsi.

“Tentunya itu nanti akan saya selesaikan pada tahun ini juga. Dan sesuai dengan pesan dari bapak Jaksa Agung jangan sampai ada ketimpangan penanganan tindak pidana korupsi yang di Pusat di Kejaksaan Agung dengan yang ada di daerah,” terangnya.

“Mudah – mudahan kami mampu bertindak PDIL yaitu Profesional, Dedikasi, Loyalitas kepada institusi kami Kejaksaan Agung RI, bukan perorangan atau pribadi, yang sampai saat ini masih dipercaya oleh masyarakat dalam melaksanakan penegakan hukum,” tandas Muchlis. (Parno)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.