loader image
Hadiri Pembukaan PPAP 2022, Emil Dardak : Sampaikan Salam Hangat ke Seluruh Penjuru IndonesiaTerima Penghargaan MKK, Arumi: Semoga Menjadi Semangat Baru Dalam Penurunan Angka Stunting JatimPlt Gubernur Jatim Emil Dardak Himbau Peternak KooperatifJalin Silaturahmi dan Sinergisitas,DPP PKP Banten  Sambangi DPN PKP PusatPlt Bupati Nganjuk Lakukan Panen Perdana Udang Tambak Milik PT CIG.
IPRoyal.com
IPRoyal.com

Minum Obat Pembasmi Rumput, Kakek di Ngunut Meninggal Dunia

Minum Obat Pembasmi Rumput, Kakek di Ngunut Meninggal Dunia

TULUNGAGUNG.AZMEDIA.CO.ID – Seorang kakek berinisial K (60) tahun, alamat Desa Kaliwungu, Kecamatan Ngunut, Tulungagung, meregang nyawa saat dirawat di rumah sakit setelah menenggak racun obat semprot pembasmi rumput, Senin (20/06/2022) sekira pukul 08.00 WIB.

Kapolsek Ngunut Kompol Rudi Purwanto, SH., menyampaikan, sehari sebelumnya, pada hari Minggu (19/06/2022) siang, korban ke rumah pelapor yang berinisial D (58) dan meminta untuk mengantarkannya membeli racun obat semprot pembasmi rumput di Desa Panjerejo Kecamatan Rejotangan, Tulungagung selanjutnya berangkat ke warung kopi yang berada di Desa Demuk Kecamatan Pucanglaban, Tulungagung.

“Sekitar pukul 18.00 WIB, usai dari warung kopi, korban meminta pelapor untuk mengantarkannya pulang, namun terlebih dahulu mampir ke rumah pelapor. Selang 2 jam berlalu, korban baru minta diantarkan pulang,” ucapnya.

Sesampainya dirumah, korban melihat kondisi rumah terkunci dan tidak ada orang. Sehingga korban meminta pelapor untuk diantarkan kerumah seseorang berinisial S. Namun sayang, saudara S tidak berada dirumah. Sehingga korban, meminta kembali kerumah pelapor.

“Saat korban berada dirumah pelapor, korban sempat menelepon keluarga dan teman – temannya. Saat korban telepon, pelapor tengah berbaring disamping korban. Korban juga terlihat 2 kali masuk ke kamar mandi,” lanjutnya.

Disaat itu, korban bercerita kepada pelapor tentang cucunya sambil menangis dan melihat foto cucunya di HP. Selanjutnya, korban menelepon keluarganya yang berada di Blitar. Sampai saat itu, pelapor masih belum curiga dengan gelagat korban.

“Sekitar pukul 00.30 WIB, korban terlihat muntah – muntah. Pelapor yang panik, langsung membawa korban ke salah satu rumah sakit di Ngunut. Kepada perawat, korban mengatakan bahwa, ia telah meminum racun obat pembasmi rumput,” ungkapnya.

Karena kondisi korban yang semakin serius, korban dirujuk ke RS dr. Iskak. Namun sayang, selang beberapa jam berlalu, nyawa korban tidak tertolong dan meninggal dunia di RS dr. Iskak.

“Korban sebelum meninggal dunia, mengeluh dan bercerita ada masalah keluarga dan memiliki hutang banyak di perbankan, serta tiga bulan yang lalu, korban juga pernah berusaha lakukan bunuh diri dengan meminum racun tikus selanjutnya dilarikan di klinik Ngancar Kediri. Saat itu korban berhasil diselamatkan,” pungkasnya. (PRN/NN95)

banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.