loader image

Menuju Level 2 Vaksinasi Lansia di Tulungagung Terus Dikebut

  • Bagikan

TULUNGAGUNG.AZMEDIA.CO.ID-Menuju PPKM level 2, Pemerintah Kabupaten Tulungagung menargetkan pencapaian vaksinasi terhadap masyarakat lanjut usia (lansia) selesai dalam waktu dua Minggu.

Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo, mengatakan, lansia yang belum tervaksin diperkirakan ada sekitar 19 ribu orang, atau jika diprosentase sekitar 12 persen dari yang ditargetkan yakni 40 persen. Untuk memenuhi target vaksinasi terhadap 19 ribu lansia yang belum tervaksin tersebut, diperkirakan dalam 2 Minggu atau sekitar 10 hari kedepan akan selesai.

Menurut Bupati, target vaksinasi dosis pertama bagi masyarakat umum, tenaga kesehatan (nakes) maupun lainnya saat ini sudah tercapai.
Namun, untuk vaksinasi lansia di Kabupaten Tulungagung masih kurang, dan tinggal 12 persen lagi.

“Untuk lansia itu sebenarnya hanya tinggal 12%. Itu yang menjadi PR kita bersama” ucap Bupati seusai mengikuti rapat koordinasi (Rakor) percepatan vaksinasi dalam rangka mengatasi Covid-19 di Kabupaten Tulungagung, pada Kamis (14/10/2021) sore, di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso.

“Karena masih adanya kendala, seperti kondisi kesehatan kemudian tidak ada yang mengantar (vaksinasi). Hal itu mungkin banyak yang dialami oleh para orangtua (lansia) itu,” tuturnya.

Untuk mencapai target vaksinasi lansia di angka 40% yang saat ini masih kurang 12% lagi, Bupati Maryoto menjelaskan, dengan diawali hari ini vaksinasi lansia sudah mulai dikebut dan diperkirakan 10 hari kedepan segera tuntas.

“Ini tadi sudah mulai sejak tadi (vaksinasi lansia). Paling tidak dalam waktu Minggu ini atau Minggu depan, kira kira dalam waktu 10 hari akan bisa kelar,” ucap Maryoto.

Dengan tercapainya target tersebut, Bupati berharap, Kabupaten Tulungagung akan segera meninggalkan status PPKM level 3.

“Mudah-mudahan saja dengan pertimbangan pemerintah pusat, Kabupaten Tulungagung bisa segera meninggalkan level 3, dengan menguatkan variabel Lansia,” pungkasnya.(*Gs)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!