azmedia
×
Swipe up untuk membaca artikel

Ingin membaca berita tanpa iklan?

Buka di aplikasi AZMEDIA

INSTALL

Korban Pemerasan Oknum Polisi di Polres Trenggalek Tempuh Jalur Hukum

Tempuh Jalur Hukum, Para Korban Dugaan Pemerasan Oknum Polisi di Polres Trenggalek, Gandeng Pengacara

Avatar Of Paul Suparno
Img 20220927 115949 Korban Pemerasan Oknum Polisi Di Polres Trenggalek Tempuh Jalur Hukum

Korban Pemerasan Oknum Polisi di Polres Trenggalek Tempuh Jalur Hukum

TRENGGALEK, AZMEDIA INDONESIA – Seperti diberitakan sebelumnya terkait adanya tindakan dugaan pemerasan dan pungutan liar yang dilakukan oleh oknum anggota Polri yang bertugas di Polres Trenggalek. Perwakilan dari beberapa orang pengusaha lokal di Kabupaten Trenggalek yang pernah menjadi korban. Mengadukan dan sepakat melimpahkan permasalahannya kepada kuasa hukumnya untuk mengambil langkah – langkah menempuh jalur hukum.

Mohammad Ababililmujaddidyn (Billy Nobile & Associate) selaku kuasa hukum perwakilan beberapa korban, membenarkan jika pihaknya telah menerima kuasa dari beberapa korban yang diduga adanya pemerasan dari oknum dari anggota Polres Trenggalek.

Menurut Billy panggilan akrabnya, ada beberapa sektor antara lain tambang galian, provider WiFi, tv kabel dan ada beberapa usaha lain yang tidak bisa ia sebutkan secara detail.

2 Warga Trenggalek Mengaku Jadi Korban Pemerasan Oknum Polisi

“Beberapa hari ini telah kami pelajari terkait adanya dugaan pemerasan yang seharusnya tidak terjadi. Jadi seorang oknum anggota Polri dengan modus pro yustisia tapi malah justru menyengsarakan rakyat kecil, jadi langkah preventif yang seharusnya dibina, diberi wawasan apa yang anda lakukan adalah salah, tapi ini tidak,” ujar Billy, Senin (26/09/2022) malam.

Korban Pemerasan Oknum Polisi Di Polres Trenggalek Tempuh Jalur Hukum
Korban Pemerasan Oknum Polisi Di Polres Trenggalek Tempuh Jalur Hukum

Korban Pemerasan Oknum Polisi di Polres Trenggalek Tempuh Jalur Hukum

Ditambahkannya, Perwakilan para korban ini secara resmi mengadu kepada pihaknya secara profesional dan berikut surat kuasanya sudah di serahkan ke pihaknya.

“Untuk itu kami meminta dalam hal ini pak presiden Jokowi, Menkopolhukam, Kapolri, Kapolda untuk memberikan atensi. Ini bukan perkara kecil, ini masalah serius. Paska duren tiga, perkara Sambo yang saat ini viral di Jakarta dan ini percontohan yang ada didaerah khususnya Trenggalek. Saya selaku praktisi hukum, sangat menyayangkan, harus ditindak tegas dan kalau perlu di PTDH,” tambahnya.

Billy juga mengungkapkan, Mengutip kata kata yang pernah disampaikan bapak Kapolri, itu pernah membuat statemen, “saya sudah capek atas aduan apa yang dilakukan oknum Polri, jadi hukumannya adalah pecat”.

“Jadi saya selaku kuasa hukum dari perwakilan para korban berharap, untuk para oknum petugas yang terlibat segera ditindak tegas. Langkah kita, kemarin sudah ada beberapa surat dari perwakilan korban yang kita kirim ke Kapolri, Menkopolhukam, Kapolda dan ada tembusan – tembusan lainnya,” ungkapnya.

Korban Pemerasan Oknum Polisi di Polres Trenggalek Tempuh Jalur Hukum

Dengan adanya hal itu, pihaknya akan melangkah mengawal, sampai perkara ini selesai dan gol nya adalah PTDH.

“Karena dalam hal ini yang disengsarakan adalah rakyat kecil, kenapa waktu itu koq tidak ditindak, malah di mintai uang, seharusnya kalau salah ya di tindak sesuai prosedur,” ucap Billy.

Dugaan pemerasan oleh oknum polisi yang bertugas di Polres Trenggalek menurutnya bervariatif,, ada yang berjalan 3-5 tahun, ada yang baru baru ini seperti provider, ia harus membayar upeti (atensi) setiap bulan.

“Kejadian – kejadian didaerah yang selama ini menjadi atensi pimpinan polri ini terjadi dan perlu tindakan tegas. Saya kira ini terjadi bukan hanya di Polres trenggalek, ini juga diduga berlaku di beberapa Polres di indonesia,” tuturnya.

Korban Pemerasan Oknum Polisi di Polres Trenggalek Tempuh Jalur Hukum

Masyarakat sudah cerdas, informasi keterbukaan publik, sudah banyak dikuasai dari mulai kalangan bawah, menengah maupun kalangan atas dan mudah di akses.

“Mari kita sebagai masyarakat yang cerdas, kita berantas mafia. Kenapa saya bilang mafia?! karena masih banyak koq anggota Polri yang baik, akan tetapi dengan oknum – oknum seperti inilah kita minta untuk ditindak tegas,” tambah Billy.

Korban Pemerasan Oknum Polisi di Polres Trenggalek Tempuh Jalur Hukum

Sementara itu, masih ditempat yang sama Ketua Lembaga Garuda Muda Indonesia (LGMI) Kabupaten Trenggalek Imam Bahrudin menyampaikan, menindak lanjuti apa yang sudah pihaknya lakukan sebelumnya, sebagai perwakilan dari para korban dugaan pemerasan dan pungutan liar yang dilakukan oleh oknum – oknum anggota Polri yang bertugas di Polres Trenggalek, pihaknya melimpahkan ke kuasa hukum dengan harapan teman teman (pengusaha lokal) yang sudah menjadi korban ini, tidak bisa lagi dikorbankan yang berikutnya.

“Jadi dianggap salah omong, karena terlalu banyak orang yang minta keterangan, jadi suatu saat nanti bisa salah omong. Untuk itu, apa yang seharusnya disampaikan, biar melalui kuasa hukum sesuai dengan konteks yang sedang kita ajukan,” ucapnya.

Korban Pemerasan Oknum Polisi di Polres Trenggalek Tempuh Jalur Hukum

Disamping itu, pihaknya selaku ormas yang selama ini ikut bersama sama mendampingi warga korban dugaan pemerasan, juga menguasakan ke kuasa hukum supaya nanti seragam.

“Dan ini nanti tuntutan kita bukan cuma PTDH, sekaligus kuasa hukum kita minta untuk mengajukan kasus ini ke peradilan umum, jadi ini nanti pidananya juga harus jalan, bukan hanya PTDH saja, karena warga masyarakat ini sudah geram dengan dugaan pemerasan, pungutan liar oleh oknum oknum anggota Polri yang bertugas di Polres Trenggalek yang selama ini sudah lakukan,” pungkas Imam Bahrudin.

Korban Pemerasan Oknum Polisi di Polres Trenggalek Tempuh Jalur Hukum

Penulis: Paul SuparnoEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.