loader image
Hadiri Pembukaan PPAP 2022, Emil Dardak : Sampaikan Salam Hangat ke Seluruh Penjuru IndonesiaTerima Penghargaan MKK, Arumi: Semoga Menjadi Semangat Baru Dalam Penurunan Angka Stunting JatimPlt Gubernur Jatim Emil Dardak Himbau Peternak KooperatifJalin Silaturahmi dan Sinergisitas,DPP PKP Banten  Sambangi DPN PKP PusatPlt Bupati Nganjuk Lakukan Panen Perdana Udang Tambak Milik PT CIG.
IPRoyal.com
IPRoyal.com

Kios PKL di Pasar Bungur Karangrejo di Bobol Maling, Pedagang Keluhkan Sistem Keamanan

Aksi pembobolan diperkirakan dilakukan pada siang hari saat pasar sudah tutup dan tidak ada aktifitas perdagangan

TULUNGAGUNG. AZMEDIA.CO.ID – Aksi pembobolan kios PKL di pelataran Pasar Desa Bungur, Kecamatan Karangrejo, Tulungagung, kembali terjadi. Kali ini maling menyatroni kios pakaian jadi milik YR (50) tahun dan menggasak barang dagangan milik korban. Rabu (15/06/2022) siang.

Pencurian ini memang telah lama meresahkan warga pasar. Pasalnya, aksi pencurian seringkali terjadi namun tak ada langkah nyata berupa pengamanan ekstra yang dilakukan oleh pihak pengelola pasar maupun pihak pemerintah desa setempat.

Saat ditemui AZMEDIA.co.id korban YR mengatakan, “Pagi hari saya sempat buka kios seperti biasa, setelah waktunya pulang (siang) kios saya tutup dan pulang untuk istirahat, tak berselang lama ada tetangga pasar yang mengabarkan bahwa box lapak dagangan saya terbuka”, katanya.

“Seketika itu juga saya langsung ke pasar untuk melihat dan ternyata benar, kunci gembok lapak sudah dalam keadaan rusak dengan dagangan dalam keadaan berantakan dan setelah saya periksa sebanyak 13 kodi barang dagangan hilang. Ada celana, baju, daster, training dll”, sambungnya.

Pencuri menggasak isi box dengan cara merusak 3 kunci gembok yang terpasang, karena box tempat dagangan hanya berbentuk kotak terbuat dari kayu dan seng.

“Barang-barang itu saya simpan didalam kotak dan saya kunci dengan gembok, namun ketiga kunci gembok di congkel dan barang dagangannya diambil,” terangnya.

Menurut YR, Aksi pencurian di kios PKL pasar Bungur bukan kali pertama terjadi. Dalam kurun waktu beberapa bulan, sudah sering kali terjadi pembobolan di beberapa kios di pelataran pasar bungur.

“Pelaku melancarkan aksinya dengan mencongkel gembok kios. Beberapa kios PKL yang dibobol maling  dengan jenis barang yang beragam”, tuturnya.

Belum diketahui secara pasti pelaku yang melakukan pembobolan kios. Apakah pelakunya sama atau berbeda, karena minimnya sistem keamanan di Pasar Bungur.

Aksi pembobolan dilakukan pada siang hari saat pasar sudah tutup dan tidak ada aktifitas perdagangan, sehingga tidak ada saksi mata di sekitar lokasi.

Sementara disisi lain, mereka rutin membayar biaya retribusi pasar perbulan Rp120 ribu, tapi tingkat keamanan yang sangat kurang. YR berharap agar pengamanan di pasar Bungur diperketat.

“Tolonglah ditingkatkan pengamanan, bukan kali ini saja kios dibobol maling. Kasihan kita para pedagang, karena kita tidak sampai siang di pasar,” ujarnya.

“Kalau kita tutup pukul 12.00 WIB, ya sudah setelah jam itu penjaga pasar harus stanby di pasar selama 24jam. Pagi juga sama, buka pukul 05.00 WIB, kalau shubuh ada yang mau masuk selain pemilik kios jangan diperbolehkan. Didukung dengan adanya CCTV disetiap sudut pasar.” pungkasnya.

Jika dirupiahkan, dari aksi pencurian itu korban YR merugi sebesar kurang lebih Rp20 juta rupiah. (Red)

banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.