Harga Telur Tak Terkendali, Amran Siap Hentikan Impor Bibit Ayam

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 10 Januari 2026 - 17:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AZMEDIA – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan siap mencabut izin impor bibit ayam atau day old chick (DOC) apabila tren kenaikan harga telur ayam terus berlanjut. Kebijakan tegas tersebut disiapkan untuk menjaga stabilitas harga pangan, terutama menjelang periode permintaan tinggi seperti Ramadan dan Idulfitri.

Amran menegaskan bahwa lonjakan harga telur tidak berkaitan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Berdasarkan hasil penelusuran langsung, penyebab utama kenaikan harga justru berasal dari melonjaknya harga DOC di tingkat hulu.

Hal tersebut diketahui setelah Kementerian Pertanian memanggil para pelaku usaha dan peternak unggas untuk menelusuri rantai pasok telur ayam. Dari pertemuan itu, Amran menemukan bahwa harga telur di tingkat peternak relatif stabil, sementara harga DOC mengalami kenaikan signifikan.

Ia menyebut harga DOC tercatat melonjak hingga sekitar 30 persen, sehingga memberi tekanan pada biaya produksi dan berujung pada kenaikan harga telur di tingkat konsumen.

Menindaklanjuti temuan tersebut, Amran langsung meminta agar harga DOC segera diturunkan. Ia menegaskan akan menghentikan impor DOC indukan atau grandparent stock apabila pelaku usaha tidak segera menyesuaikan harga.

Menurutnya, pencabutan izin impor tidak hanya berlaku pada sektor perunggasan. Pemerintah juga siap mengambil langkah serupa terhadap komoditas pangan lain jika ditemukan kenaikan harga yang dinilai tidak wajar dan memberatkan masyarakat.

Baca Juga :  Pengguna Parkir TJU Dipungut Rp5.000, Dishub Tulungagung Nyatakan Parkir Ilegal

Amran menekankan bahwa langkah tegas tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat serta memastikan ketersediaan pangan dengan harga terjangkau, khususnya menjelang hari besar keagamaan.

Sebagai gambaran, berdasarkan data pemantauan harga per 24 Desember 2025, harga telur ayam ras secara nasional tercatat mencapai Rp34.800 per kilogram, atau sekitar 16 persen di atas Harga Acuan Penjualan (HAP) sebesar Rp30.000 per kilogram.

Sementara itu, harga daging ayam ras berada di kisaran Rp42.300 per kilogram, atau sekitar 5,75 persen lebih tinggi dibandingkan HAP Rp40.000 per kilogram. Kenaikan harga tersebut masih disertai disparitas antarwilayah yang cukup lebar.

Follow WhatsApp Channel azmedia.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemangkasan Dana Desa Tekan Program Pembangunan di Tulungagung
PHK Tak Mematahkan Langkah: UMKM Besek Bambu Jombang Kini Kirim ke Luar Negeri
Konsisten Kelola Sampah, Kampung di Surabaya Tembus ProKlim Lestari Tingkat Nasional
Langkah Kecil, Dampak Besar: Kecamatan Bandung Tulungagung Beralih ke Buku Tamu Digital
Dari Tunai ke Nontunai: Pedagang Pasar di Tulungagung Mulai Andalkan QRIS
Menyiapkan Generasi Digital: Depok Dorong Pembelajaran AI dan Coding di Sekolah
Dari Sampah Jadi Berkah: Cara Panggungharjo Menyalakan Ekonomi Warga
Dari Dapur Palembang ke Pasar Dunia: Strategi Produk Pempek Halal Tembus Ekspor

Berita Terkait

Sabtu, 17 Januari 2026 - 19:50 WIB

Pemangkasan Dana Desa Tekan Program Pembangunan di Tulungagung

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:19 WIB

PHK Tak Mematahkan Langkah: UMKM Besek Bambu Jombang Kini Kirim ke Luar Negeri

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:49 WIB

Konsisten Kelola Sampah, Kampung di Surabaya Tembus ProKlim Lestari Tingkat Nasional

Rabu, 14 Januari 2026 - 16:52 WIB

Langkah Kecil, Dampak Besar: Kecamatan Bandung Tulungagung Beralih ke Buku Tamu Digital

Rabu, 14 Januari 2026 - 16:07 WIB

Menyiapkan Generasi Digital: Depok Dorong Pembelajaran AI dan Coding di Sekolah

Berita Terbaru

Tulungagung

Pemangkasan Dana Desa Tekan Program Pembangunan di Tulungagung

Sabtu, 17 Jan 2026 - 19:50 WIB