loader image
Hadiri Pembukaan PPAP 2022, Emil Dardak : Sampaikan Salam Hangat ke Seluruh Penjuru IndonesiaTerima Penghargaan MKK, Arumi: Semoga Menjadi Semangat Baru Dalam Penurunan Angka Stunting JatimPlt Gubernur Jatim Emil Dardak Himbau Peternak KooperatifJalin Silaturahmi dan Sinergisitas,DPP PKP Banten  Sambangi DPN PKP PusatPlt Bupati Nganjuk Lakukan Panen Perdana Udang Tambak Milik PT CIG.
IPRoyal.com
IPRoyal.com

Eks Lokalisasi Ngujang Gempar, Pria Paruh Baya Tewas Didalam Kamar

Eks Lokalisasi Ngujang Gempar, Pria Paruh Baya Tewas Didalam Kamar

TULUNGAGUNG.AZMEDIA.CO.ID – Desa Ngujang, Kecamatan Kedungwaru mendadak gempar saat seorang pria paruh baya tewas terlentang, tepatnya di dalam sebuah kamar Eks lokalisasi Ngujang. Jumat (17/6/2022) sekira pukul 22.30 WIB.

Pria malang itu diketahui berinisial SP (59) tahun, alamat Desa Bolorejo, Kecamatan Kauman, Tulungagung. Kematian korban yang secara tiba-tiba membuat warga penghuni eks lokalisasi gempar dan langsung mendatangi lokasi kejadian.

Kapolsek Kedungwaru AKP Edi Santosa melalui Kasi Humas Polres Tulungagung Iptu Anshori saat dikonfirmasi awak media membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Kejadian meninggalnya pada hari Jumat tanggal 17 Juni 2022 sekira pukul 22.30 WIB dan telah dilaporkan ke Polsek Kedungwaru,” terang Anshori, Sabtu (18/06/2022).

Setelah mendapat laporan kejadian, petugas Polsek Kedungwaru bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Tulungagung serta petugas RSUD dr Iskak segera mendatangi TKP.

Berdasarkan keterangan saksi FC (46) perempuan asal Banyuwangi, Anshori menjelaskan awalnya SP (korban) datang sekira pukul 22.00 WIB dan sempat ngobrol dengan saksi FC yang kemudian korban masuk kedalam kamar.

Namun belum sempat melakukan hubungan intim dengan teman perempuannya, korban mengalami muntah muntah.

“Mengetahui hal itu, saksi FC memberitahukan kepada saksi SD. Namun beberapa saat kemudian korban diketahui sudah tergeletak di atas kasur dengan posisi terlentang dengan masih memakai jaket kulit warna hitam dan celana jean pendek,” tambahnya.

Selanjutnya sekira pukul 23.15 WIB korban dibawa ke RSUD Dr. Iskak Tulungagung untuk dilakukan visum et revertum (VER).

“Guna memastikan penyebab kematian korban, hingga kini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan,” pungkasnya.(prn)

banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.