azmedia
×
Swipe up untuk membaca artikel

Ingin membaca berita tanpa iklan?

Buka di aplikasi AZMEDIA

INSTALL

Edarkan Ciu, Tukang Plafon Asal Mojokerto Dibekuk Polisi

Edarkan Ciu, Tukang Plafon Asal Mojokerto Dibekuk Polisi

Img 20220624 150642 Edarkan Ciu, Tukang Plafon Asal Mojokerto Dibekuk Polisi

TULUNGAGUNG.AZMEDIA.CO.ID -Seorang pelaku tindak pidana memperdagangkan atau mengedarkan minuman beralkhohol tanpa dilengkapi ijin edar kembali berhasil ditangkap anggota Satresnarkoba Polres Tulungagung.

Pelaku yang kesehariannya bekerja sebagai tukang plafon, diketahui berinisial KA pria berumur 24 Tahun warga asal Dusun Betro barat, Desa Betro, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto.

“Benar, pelaku ditangkap anggota Sat Resnarkoba pada Rabu (22/06/2022) kemarin, sekira pukul 14.40. WIB,” terang Kasat Res Narkoba AKP Didik Riyanto melalui Kasi Humas Polres Tulungagung Iptu Anshori, Jumat (24/06/2022).

Pengungkapan kasus ini menurut Anshori berawal dari adanya informasi masyarakat jika pelaku melakukan peredaran atau memperdagangkan miras tanpa ijin di wilayah Tulungagung yang kemudian oleh anggota Sat Resnarkoba Polres Tulungagung ditindak lanjutinya dengan melakukan penyelidikan.

“Pelaku disergap anggota Satresnarkoba saat membawa miras di pinggir jalan masuk Kelurahan Kutoanyar, Kecamatan/Kabupaten Tulungagung,” tambahnya.

Sesaat setelah ditangkap, petugas melakukan penggeledahan pada pelaku, yang mana petugas mendapati barang bukti miras dalam kemasan eceran yakni, 60 (enam puluh) botol minuman beralkohol jenis ciu bekonang ukuran 1.500 ml, 1 (satu) buah Hp merk Redmi warna hijau, 1 (satu) buah kardus bekas minuman merk Aqua, uang Rp. 200.000,- (dua ratus ribu rupiah) hasil penjualan ciu bekonang dan 1 (satu) unit Sepeda motor Honda Beat Nopol S-2472-NT warna biru putih serta 1 (satu) buah srandul warna hitam.

“Selanjutnya pelaku bersama barang bukti dibawa ke kantor Satresnarkoba Polres Tulungagung guna pemeriksaan lebih lanjut,” tutupnya.

Atas perbuatannya, kini pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dan bakal dijerat dengan Pasal 62 ayat (1) Jo Pasal 8 ayat (1) huruf g dan i UU RI No. 8 tahun 1999 tentang perlindungan Konsumen sub pasal 142 Jo pasal 91 ayat (1) UU RI No. 18 Tahun 2012 tentang Pangan Sub pasal 106 Jo pasal 24 ayat (1) UU RI No. 7 Tahun 2014 tentang perdagangan.(Prn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.