loader image

Ditinggal Pergi Menjenguk Keluarganya, Rumah Warga di Srikaton – Ngantru Mengalami Kebakaran

  • Bagikan

 

TULUNGAGUNG.AZMEDIA.CO.ID-Pada hari Rabu (05/01/2022) sekira pukul 19.00 WIB warga di di Dusun Ngebrukan, Desa Srikaton, Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung, digegerkan adanya kejadian kebakaran yang menimpa sebuah rumah milik warga setempat.

Kapolsek Ngantru AKP Puji Widodo melalui Kasi Humas Polres Tulungagung Iptu Nenny Sasongko saat dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Benar telah telah terjadi kebakaran rumah milik warga bernama Winarsih (55) Tahun, Alamat Dusun Ngebrukan RT/RW 01, Desa Srikaton, Kecamatan Ngantru,” terang Nenny.

Nenny lebih lanjut menjelaskan awal mula kejadian pada hari Rabu tanggal 5 Januari 2022 sekira pukul 19.00 Wib awalnya salah seorang saksi melihat kepulan asap beserta api diatap rumah korban, selanjutnya saksi memberitahu warga sekitar, selanjutnya bersama sama warga lainnya berusaha memadamkan api menggunakan alat seadanya dan mengangkut barang barang yg mudah dibawa, selanjutnya warga lainnya menghubungi polsek Ngantru dan team damkar Kabupaten Tulungagung.

“Selang 15 menit damkar beserta team inafis dari polres datang dan berusaha memadamkan sisa sisa api yang sudah membakar rumah tersebut, dan sekira pukul 20.30 wib api berhasil dipadamkan secara menyeluruh dan api tidak sampai membakar rumah penduduk yang lain,” jelasnya.

Selanjutnya saksi bersama warga lainnya berusaha memadamkan api menggunakan alat seadanya dan mengeluarkan barang barang yg mudah di bawa keluar untuk di selamatkan atau diangkut.

“Pada saat kejadian korban tidak ada dirumah sedang berada di rumah saudaranya yang sakit, begitu mendengar berita bahwa rumah miliknya terbakar, korban bergegas pulang dan melihat warga berusaha memadamkan api menggunakan alat seadanya dan setelah mobil Damkar tiba api berhasil dipadamkan secara menyeluruh sekira jam 20.30 Wib,” sambung Nenny.

Dari hasil olah TKP tidak diketemukan bekas / tanda – tanda adanya sabotase dan setelah mengumpulkan keterangan dari saksi – saksi. Dugaan sementara kebakaran akibat adanya konseleting dari kabel lampu panjer yang berada di kamar sholat yang berada diruang tengah kemudian terbakar dan menyulut karpet yang mudah terbakar dan kipas angin hingga api menyulut sampai ke atap rumah dan membakar sebagian kayu atap rumah.

“Akibat dari kejadian ini korban mengalami kerugian kurang lebih Rp 70.000.000,- (tujuh puluh juta rupiah),” tutupnya.(im/prn)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!