IPRoyal.com
×
Swipe up untuk membaca artikel

Ingin membaca berita tanpa iklan?

Buka di aplikasi AZMEDIA

IPRoyal.com
IPRoyal.com

Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Tulungagung Gelar Diklat Bagi Pelaku UMKM Melalui Ecopounding

Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Tulungagung Gelar Diklat Bagi Pelaku UMKM Melalui Ecopounding

TULUNGAGUNG.AZMEDIA.CO.ID – Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Tulungagung merespon kebutuhan koperasi di wilayah Kabupaten Tulungagung dengan memfasilitasi berupa kegiatan Perkoperasian bagi pelaku UMKM yang wilayah keanggotaannya dalam Daerah Kabupaten/Kota Tulungagung.

Kegiatan peningkatan pemahaman dan pengetahuan perkoperasian serta kapasitas dan kompetensi SDM koperasi melalui pelatihan Ecopounding ini di ikuti sebanyak 25 peserta yang dilaksanakan selama tiga hari, Selasa, Rabu, Kamis. 19,20 hingga 21 Juli 2022, bertempat di Frida Jelita, Desa Jeli RT 04 RW 01, Kecamatan Karangrejo, Tulungagung.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Tulungagung, Dr. Slamet Sunarto, M.Si melalui Kasi Analis Perdagangan Musriin mengatakan, melalui Diklat ecopounding ini, pelaku UMKM menjadi lebih kreatif dan Inovatif.

“Kegiatan Diklat ecopounding dengan memanfaatkan SDA berupa dedaunan dari lingkungan sekitar ini diharapkan dapat melatih dan menumbuh kembangkan kreativitas serta inovasi dari pelaku usaha (UMKM) dalam memanfaatkan peluang yang ada,” Kata Musriin. Kamis, (21/7).

Kasi Analis Perdagangan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Tulungagung Musriin juga berpendapat, dengan kegiatan ini memberikan pengetahuan baru bagi pelaku UMKM dan ada nilai lebih dikemudian hari dalam mengatasi permasalahan perekonomian yang ada.

“Melalui pelatihan ecopounding, memberikan ilmu baru bagi pelaku UMKM agar peka dalam mengatasi sebuah permasalahan perekonomian dengan mengembangkan hasil kegiatan ini untuk bisa menciptakan, membangun suatu usaha mandiri di lingkungan masing-masing,” ucapnya.

Oleh karena itu, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Tulungagung mengajak kepada para pelaku UMKM agar jeli dan bergerak cepat melihat peluang yang ada.

Sementara itu, kegiatan kali ini menghadirkan narasumber yang memiliki kompetensi serta berpengalaman dalam bidang Ecopounding, Frida Nasahida yang merupakan Owner Jumput Marmer Frida Jelita. Ia mengatakan, para pelaku UMKM sangat perlu untuk diberi diklat ketrampilan untuk meningkatkan ilmu, kemampuan dalam menjalankan usaha.

“Seperti yang kita ketahui masih banyak yang belum memahami bahwasanya bahan baku ecopounding, berupa dedaunan yang ada disekitar kita dapat dijadikan produk yang punya nilai jual tinggi” Ujarnya

Lebih lanjut Frida memaparkan, Ecopounding adalah teknik pemberian motif dengan menumbuk daun agar pigmen warnanya dapat tertransfer pada media kain. Keunggulan teknik ini dengan menggunakan bahan alami berupa daun daun yang ada di lingkungan sekitar.

“Proses pembuatanya mudah dan praktis. Daun yang masih segar di letakkan, di tata di atas kain selanjutnya dilapisi plastik, lalu pukul-pukul sampai semua bagian daun tergambar di atas kain,” terangnya.

“Selanjutnya di diamkan selama 12 sampai 24 jam, kemudian kain kita rendam dengan larutan air kapur atau air Tunjung atau air Trawas untuk mengunci warna supaya tidak pudar,” sambungnya.

Kelebihan dari ecopounding lanjut Frida, serat kain lebih terjaga dan utuh, sebab tidak melalui proses perebusan, tidak ada kesulitan dalam ecopounding. Hanya saja, perlu imajinasi dan kreativitas untuk melakukan ecopounding supaya hasilnya bagus.

“Jadi sejak mencari daun-daun, kita sudah berpikir tentang motif yang akan kita buat. Misalnya daun randu atau daun trinyo. Jenis daun sangat banyak, jadi sangat memperkaya motif,” ucapnya.

Dia mengapresiasi dukungan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro kabupaten Tulungagung serta semangat dari para pelaku UMKM yang antusias mengikuti pelatihan.

“Saya sangat mengapresiasi, Pemerintah begitu mendukung pelaku usaha di Tulungagung, kemudian masyarakat juga serius belajar tentang ecopounding,” Pungkasnya. (Parno)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Alert: Baca Boleh, Coppas Jangan - Berkaryalah Semampu Anda 🤓