loader image
Hadiri Pembukaan PPAP 2022, Emil Dardak : Sampaikan Salam Hangat ke Seluruh Penjuru IndonesiaTerima Penghargaan MKK, Arumi: Semoga Menjadi Semangat Baru Dalam Penurunan Angka Stunting JatimPlt Gubernur Jatim Emil Dardak Himbau Peternak KooperatifJalin Silaturahmi dan Sinergisitas,DPP PKP Banten  Sambangi DPN PKP PusatPlt Bupati Nganjuk Lakukan Panen Perdana Udang Tambak Milik PT CIG.
IPRoyal.com
IPRoyal.com

Dinas Kesehatan Tulungagung Lakukan Sosialisasi BTP ke Pelaku Usaha IRTP

Dinas Kesehatan Tulungagung Lakukan Sosialisasi BTP ke Pelaku Usaha IRTP

TULUNGAGUNG.AZMEDIA.CO.ID – Dinas Kesehatan (Dinkes) Tulungagung menyelenggarakan kegiatan Sosialiasasi Bahan Tambahan Pangan (BTP) bagi Pelaku Usaha Industri Rumah Tangga Pangan (PIRTP), bertempat di Barata Convention Hall Tulungagung. Senin (23/05/2022).

Hadir dalam kegiatan sosialisasi yang telah terselenggara kedua kalinya di tahun 2022 tersebut, diikuti 95 peserta PIRTP baru yang belum pernah mengikuti kegiatan sosialisasi BTP ke – 1 yang diselenggarakan sebelumnya (10/3).

Kepala Bidang SDK Dinas Kesehatan Tulungagung dr. Agus Suprapto menyampaikan, “tujuan acara ini untuk mensosialisasikan penggunaan bahan tambahan pangan yang aman serta bahan tambahan pangan yang dilarang digunakan dan berbahaya bagi kesehatan konsumen”, ucapnya.

Lebih lanjut dr. Agus Suprapto menerangkan, adapun BTP yang seringkali digunakan oleh pelaku usaha IRTP adalah pemanis, pewarna, pengawet dan penyedap makanan.

“Pemberian bahan tambahan pangan yang tepat menjadi sangat bermanfaat dalam proses produksi pangan karena akan meningkatkan aneka cita rasa, bentuk serta kwalitas pangan”, ungkapnya.

Melalui kegiatan sosialisasi, diharapkan semua pelaku UMKM industri pangan di Kabupaten Tulungagung mengetahui dan memahami beberapa jenis BTP yang diizinkan dan aturan penggunaannya.

“Usai mengikuti kegiatan ini, pelaku usaha IRTP diharapkan menjadi lebih paham dan tahu cara menggunakan bahan tambahan pangan sesuai kelompok jenis pangan dan tepat dosis pemakaiannya”, harap Agus.

“Hal ini dimaksudkan agar konsumen atau masyarakat terhindar dari resiko bahaya yang mungkin ditimbulkan oleh pangan yang mengandung BTP tidak sesuai aturan”, pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut juga dipraktekkan uji coba pemberian bahan tambahan pangan dengan pewarna alami bunga telang pemakaian nitrit dan angkak dalam daging. (prn)

banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.