loader image

Cegah Kegagalan Tumbuh Bayi Pada Bumil dan Baduta, BKKBN Banyuwangi Gelar Sosialisasi Seribu HPN

  • Bagikan

BANYUWANGI.AZMEDIA.CO.ID-Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, melalui BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional) menggelar sosialisasi Seribu Hari Pertama Kehidupan (HPK), yang dilaksanakan di desa Sarongan, Kecamatan Pesanggrahan, Kabupaten Banyuwangi. Senen, (11/11/2021)

Kegiatan sosialisasi yang diagendakan dalam setiap tahun tersebut diikuti 30 peserta ibu hamil, terutama ibu menyusui, dan Ibu yang memiliki bayi usia dibawah dua tahun, untuk mencegah kegagalan tumbuh bayi pada ibu hamil atau BADUTA.

Hal tersebut seperti disampaikan petugas penyuluhan BKKBN Kabupaten Banyuwangi, Ali Suhadak. Menurutnya, program sosialisai Seribu Hari Pertama Kehidupan ini secara Stunting bertujuan mencegah kegagalan tumbuh bayi pada ibu hamil atau ibu yang memiliki bayi dibawah usia dua tahun, serta dalam upaya mencegah kekurangan asupan gizi pada kandungan.

Kegiatan sosialisasi di kantor desa Sarongan

“Pada program Stunting tersebut, kami dari petugas penyuluhan BKKBN menghimbau, kepada khususnya
ibu hamil, ibu menyusui dan BADUTA (ibu hamil memiliki bayi usia dibawah dua tahun) sehingga terhindar amenia atau kekurangan zat besi,” terangnya.

Dengan adanya kegiatan sosialisasi tersebut, menurut Astuti, salah satu peserta kegiatan mengaku sangat beruntung, karena kegiatan yang dilaksanakan oleh BKKBN sangat bermanfaat bagi para ibu hamil, dan juga ibu menyusui.

“Alhamdulillah adanya kegiatan program ini bisa menambah ilmu bagaimana cara merawat bayi dengan benar, untuk mencegah dari kegagalan tumbuh bayi pada usia kandungan, sehingga pertumbuhan anak menjadi sehat,” ucapnya.

Dengan dilaksanakan kegiatan sosialisasi yang melibatkan warganya, Kepala Desa Sarongan, Gunoto, mengaku sangat terbantu dan berterimakasih. Ia berharap kedepan pertumbuhan bayi dan anak akan lebih baik

“Dengan adannya kegiatan sosialisasi ini, kami atas nama Pemerintahan Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran, sangat berterimahkasih. Adanya program tersebut pada masyarakat, khususnya pada ibu hamil, ibu menyusui diharapkan pertumbuhan bayi dan anak akan tumbuh dengan sehat dan normal,” pungkasnya. (*Tri)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!