loader image
Beri Rasa Aman Umat Kristiani Laksanakan Misa Kenaikan Isa Al-Masih, Polres Tulungagung Sterilisasi Sejumlah GerejaPatroli Blue Light Polres Tulungagung Amankan 13 R2 dan 25 Remaja Yang Akan Balap LiarKapolres bersama Dandim 0807 Tulungagung Blusukan Cek Ketersediaan Minyak GorengPerluas Kerjasama Perdagangan, Gubernur Khofifah Bertekad Tingkatkan Jejaring Konektivitas Antar DaerahUnit Reskrim Polsek Besuki Polres Tulungagung Bekuk Pengedar Pil Koplo Saat Transaksi Dipinggir Jalan
banner 728x250

Cabuli Anak Dibawah Umur dan Ancam Bunuh Korban, Pelaku Ditangkap Polisi

Cabuli Anak Dibawah Umur dan Ancam Bunuh Korban, Pelaku Ditangkap Polisi

banner 468x60

TULUNGAGUNG.AZMEDIA.CO.ID – Seorang pemuda yang diduga mencabuli adik dari kakak iparnya, telah ditangkap Unit PPA Satreskrim Polres Tulungagung. Selasa, (10/5/2022) sekira pukul 16.00 WIB.

Dalam aksinya, Tersangka mengancam membunuh korban jika melapor ke keluarga.

banner 325x300

Kasi Humas Polres Tulungagung Iptu Anshori, SH menerangkan, tersangka FYS (21) merupakan warga Kecamatan Tanggunggunung, Tulungagung. Ia ditangkap petugas di rumahnya tanpa perlawanan. Selanjutnya tersangka langsung diamankan ke kantor Mapolres Tulungagung untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

“Korban masih berusia 11 tahun, tinggalnya beda Kecamatan dengan sang kakak maupun tersangka. Saat kejadian, korban dan pelaku kebetulan bertemu di rumah kakaknya di Kecamatan Pucanglaban,” terang Iptu Anshori, Rabu (11/05/2022).

Dalam keterangannya, Iptu Anshori menjelaskan, perbuatan asusila tersebut terjadi pada 30 April 2022. Saat itu korban diminta kakak kandungnya untuk membantu membuat kue Lebaran di rumahnya di wilayah Kecamatan Pucanglaban. Malam harinya, tersangka FYS juga datang ke rumah kakaknya tersebut dan sempat menyapa korban.

“Pelaku sempat tanya, kok tumben tidur sini, kemudian dijawab, kalau pulang kemalaman,” jelasnya.

Lebih lanjut, Kasi Humas mengatakan, menurut keterangan keluarga korban. Setelah proses pembuatan kue Lebaran selesai, korban bergegas tidur di dekat ruang tamu. Saat suasana sepi, tiba-tiba pelaku menghampiri korban dan melakukan tindakan pencabulan, bahkan nyaris memperkosa korban.

“Korban sempat berteriak memanggil kakaknya, namun langsung dibekap dan dicekik oleh pelaku. Pelaku mengancam akan membunuh korban jika melaporkan perlakuan itu pada kakaknya,” kata Iptu Anshori.

“Aksi pelaku terhenti setelah kakak laki-lakinya pulang kerja. Tersangka langsung pura-pura duduk di sofa,” imbuhnya.

Kasus ini terbongkar saat korban pulang ke rumah keesokan harinya. Keluarga curiga karena korban terus menangis. Saat ditanya, akhirnya ia menceritakan perbuatan pelaku di rumah kakaknya di Kecamatan Pucanglaban.

“Tidak terima dengan perbuatan pelaku, akhirnya keluarga korban melapor ke Polres Tulungagung. Tersangka sudah ditangkap dan saat ini ditahan di Polres Tulungagung,” jelasnya.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat Undang-Undang Perlindungan anak dengan ancaman minimal lima tahun penjara dan maksimal 15 tahun penjara. (Parno)

banner 325x300
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.