loader image

Acungkan Keris dan Ancam Membunuh, Pria Warga Gesikan Akhirnya Diamankan Polsek Pakel

  • Bagikan

 

TULUNGAGUNG.AZMEDIA.CO.ID-Seorang pria berinisial JY (33) yang beralamatkan di Dusun Kedungdowo, Desa Gesikan, Kecamatan Pakel harus berurusan dengan petugas Polsek Pakel.

JY diamankan Polsek Pakel lantaran telah melakukan tindak pidana pengancaman kepada korbannya yakni DL (60) yang merupakan seorang purnawirawan Polri.

Kapolsek Pakel AKP Randhy Irawan, SH, M.Si melalui Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu Nenny Sasongko, SH saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (07/01/2022) menjelaskan, kejadian tersebut berawal pada Kamis (06/01/2022) kemarin sekitar pukul 11.30 WIB. Yang mana pada saat itu korban DL (60) bersama istrinya berinisial WI (57) dan perangkat desa datang kerumah seorang pria berinisial S alamat Dusun Kedungdowo, Desa Gesikan kecamatan Pakel Kabupaten Tulungagung.

“Korban rencananya bermaksud datang ke rumah S untuk menyelesaikan permasalahan anaknya yang berpacaran dengan anak S. Sesampainya didepan rumah S, sempat terjadi cekcok antara korban dengan S,” jelas Iptu Nenny.

Namun disaat terjadi percekcokan tersebut, tiba – tiba, JY yang berada didalam rumah, langsung keluar dengan membawa sebilah keris panjang yang diacungkan kepada korban disertai dengan pengusiran dan pengancaman.

“Saat mengacungkan keris panjang tersebut, JY berkata “ojo rame rame neng kene eneng wong sakit ngalio lek ora ngalih tak bacok” (jangan gaduh disini ada orang sakit, pergi sana, kalau tidak pergi saya bacok ),” lanjut Kasi Humas.

Korban yang merasa ketakutan langsung pergi dari rumah S dan selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pakel.

Tidak berselang lama, JY berhasil diamankan oleh petugas dari Polsek Pakel bersama barang buktinya. Meskipun dalam kejadian ini, tidak menimbulkan korban jiwa, akan tetapi korban mengalami ketakutan.

“Atas perbuatannya, pelaku JY akan dikenakan UU Darurat RI Nomor 12 tahun 1951 tentang Senjata Tajam dan atau Pasal 335 KUHP tentang Pengancaman yang berbunyi “Barang siapa tanpa hak menguasai, membawa, mempunyai persediaan padanya atau mempunyai dalam pemiliknya, menyimpan, mempergunakan sesuatu senjata penikam atau senjata penusuk, atau senjata tajam, yang di pergunakan untuk menakut nakuti orang,” pungkas Nenny.(Prn/im)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!