loader image
Beri Rasa Aman Umat Kristiani Laksanakan Misa Kenaikan Isa Al-Masih, Polres Tulungagung Sterilisasi Sejumlah GerejaPatroli Blue Light Polres Tulungagung Amankan 13 R2 dan 25 Remaja Yang Akan Balap LiarKapolres bersama Dandim 0807 Tulungagung Blusukan Cek Ketersediaan Minyak GorengPerluas Kerjasama Perdagangan, Gubernur Khofifah Bertekad Tingkatkan Jejaring Konektivitas Antar DaerahUnit Reskrim Polsek Besuki Polres Tulungagung Bekuk Pengedar Pil Koplo Saat Transaksi Dipinggir Jalan
banner 728x250

6 ABG Pelaku Pengeroyokan Ditangkap Polsek Ngunut

6 ABG Pelaku Pengeroyokan Ditangkap Polsek Ngunut

banner 468x60

TULUNGAGUNG.AZMEDIA.CO.ID – Hari Raya Idul Fitri yang sejatinya dimanfaatkan untuk bersilaturahmi dan saling memaafkan antar sesama, namun hal tersebut tidak berlaku bagi sekelompok pemuda di Tulungagung dengan melakukan pengeroyokan terhadap seorang pemuda lainnya.

Pemuda berinisil A (18) asal Desa Jabon, Kecamatan Kalidawir, Tulungagung, menjadi korban pengeroyokan yang dilakukan oleh 6 pemuda di sebuah bangunan bekas kandang sapi masuk Desa Balesono, Kecamatan Ngunut, Selasa (03/05/2022) sekitar pukul 20.00 WIB.

banner 325x300

6 pemuda yang akhirnya diringkus oleh anggota Unit Reskrim Polsek Ngunut Polres Tulungagung tersebut yakni, RI (22), K (18), D (17), RE (16) dan RU (18). Kelimanya merupakan pemuda asal Desa Balesono, Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung. Sedangkan 1 pelaku lain yang berinisial Y (18), merupakan pemuda asal Desa Sumberdadap, kecamatan Pucanglaban, Kabupaten Tulungagung.

Kapolsek Ngunut Kompol Rudi Purwanto, S.H., menyampaikan, awal mula penangkapan pada saat anggota piket Polsek Ngunut mendapatkan laporan kejadian pengeroyokan pada hari Rabu (04/05/2022) selanjutnya langsung dilakukan penyelidikan.

“Setelah mengantongi identitas pelaku, Akhirnya keenam pelaku pengeroyokan berhasil kita tangkap dan dibawa ke Mako Polsek Ngunut guna dilakukan proses penyidikan”, ucapnya. Jumat (6/5/2022).

“Karena ada beberapa pelaku masih dibawah umur, perkara dan keenam pelaku kita limpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Tulungagung,” Jelas Kompol Rudi.

Kapolsek juga menerangkan kronologis kejadiannya, dimana, pada Selasa (03/05/2022) sekitar pukul 20.00 WIB, korban bertemu dengan para pelaku disalah satu minimarket di Desa Balesono, Kecamatan. Ngunut, Kabupaten Tulungagung. Selanjutnya korban dipaksa untuk ikut dengan para pelaku.

“Korban diajak ke sebuah bangunan bekas kandang sapi masuk Desa Balesono, Kecamatan. Ngunut, Kab. Tulungagung. Ditempat tersebut, korban langsung dianiaya oleh para pelaku dengan tangan kosong,” lanjut Kapolsek.

Usai dianiaya, korban dikembalikan ke minimarket tempat korban dan para pelaku bertemu.

Akibat dari kejadian pengeroyokan tersebut, korban mengalami luka bengkak pada mata kiri dan kepala bagian belakang dan membuat korban merasa trauma.

“Atas perbuatannya, para pelaku akan dijerat dengan Pasal 170 KUHP tentang penganiayaan yang dilakukan secara bersama-sama,” pungkas Kompol Rudi. (Parno/*)

banner 325x300
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.