azmedia
×
Swipe up untuk membaca artikel

Ingin membaca berita tanpa iklan?

Buka di aplikasi AZMEDIA

INSTALL

6 ABG Pelaku Pengeroyokan Ditangkap Polsek Ngunut

6 ABG Pelaku Pengeroyokan Ditangkap Polsek Ngunut

Avatar Of Paul Suparno
Img 20220505 Wa0083 6 Abg Pelaku Pengeroyokan Ditangkap Polsek Ngunut

TULUNGAGUNG.AZMEDIA.CO.ID – Hari Raya Idul Fitri yang sejatinya dimanfaatkan untuk bersilaturahmi dan saling memaafkan antar sesama, namun hal tersebut tidak berlaku bagi sekelompok pemuda di Tulungagung dengan melakukan pengeroyokan terhadap seorang pemuda lainnya.

Pemuda berinisil A (18) asal Desa Jabon, Kecamatan Kalidawir, Tulungagung, menjadi korban pengeroyokan yang dilakukan oleh 6 pemuda di sebuah bangunan bekas kandang sapi masuk Desa Balesono, Kecamatan Ngunut, Selasa (03/05/2022) sekitar pukul 20.00 WIB.

6 pemuda yang akhirnya diringkus oleh anggota Unit Reskrim Polsek Ngunut Polres Tulungagung tersebut yakni, RI (22), K (18), D (17), RE (16) dan RU (18). Kelimanya merupakan pemuda asal Desa Balesono, Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung. Sedangkan 1 pelaku lain yang berinisial Y (18), merupakan pemuda asal Desa Sumberdadap, kecamatan Pucanglaban, Kabupaten Tulungagung.

Kapolsek Ngunut Kompol Rudi Purwanto, S.H., menyampaikan, awal mula penangkapan pada saat anggota piket Polsek Ngunut mendapatkan laporan kejadian pengeroyokan pada hari Rabu (04/05/2022) selanjutnya langsung dilakukan penyelidikan.

“Setelah mengantongi identitas pelaku, Akhirnya keenam pelaku pengeroyokan berhasil kita tangkap dan dibawa ke Mako Polsek Ngunut guna dilakukan proses penyidikan”, ucapnya. Jumat (6/5/2022).

“Karena ada beberapa pelaku masih dibawah umur, perkara dan keenam pelaku kita limpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Tulungagung,” Jelas Kompol Rudi.

Kapolsek juga menerangkan kronologis kejadiannya, dimana, pada Selasa (03/05/2022) sekitar pukul 20.00 WIB, korban bertemu dengan para pelaku disalah satu minimarket di Desa Balesono, Kecamatan. Ngunut, Kabupaten Tulungagung. Selanjutnya korban dipaksa untuk ikut dengan para pelaku.

“Korban diajak ke sebuah bangunan bekas kandang sapi masuk Desa Balesono, Kecamatan. Ngunut, Kab. Tulungagung. Ditempat tersebut, korban langsung dianiaya oleh para pelaku dengan tangan kosong,” lanjut Kapolsek.

Usai dianiaya, korban dikembalikan ke minimarket tempat korban dan para pelaku bertemu.

Akibat dari kejadian pengeroyokan tersebut, korban mengalami luka bengkak pada mata kiri dan kepala bagian belakang dan membuat korban merasa trauma.

“Atas perbuatannya, para pelaku akan dijerat dengan Pasal 170 KUHP tentang penganiayaan yang dilakukan secara bersama-sama,” pungkas Kompol Rudi. (Parno/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.