Gasak HP Tetangga,Penjual Sayur Asal Kutoanyar Meringkuk Di Sel Tahanan

Tulungagung, AZMEDIA.CO.ID – Seorang penjual sayur berinisial FE (45) pria asal kelurahan Kutoanyar kecamatan Kota Tulungagung harus pasrah saat digelandang petugas Unit Reskrim Polsek Kota Tulungagung.Pasalnya,pria ini diduga telah melakukan pencurian HP merk Oppo Reno 4 V milik tetangganya sendiri yakni Eni Kartika Sari (33).

Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar 4 juta rupiah.Kini kasusnya masih didalami oleh Unit Reskrim Polsek Kota Tulungagung.

Kapolres Tulungagung AKBP Handono Subiakto melalui Kasubbag Humas Iptu Tri Sakti saat dikonfirmasi media azmedia.co.id ,Jumat (15/01/2021) membenarkan adanya penangkapan pelaku tersebut.
Menurut Tri Sakti ,kejadian ini sekitar satu bulan yang lalu yakni bulan Desember (2020).
Saat itu HP milik korban yang diletakkan di meja ruang tamu dalam rumahnya tiba-tiba raib sesaat setelah ditinggal pemiliknya ke dapur.

“Korban ini mengetahui setelah ia kembali dari dapur dan masuk kedalam rumah namun saat ia kembali HP yang diletakkan dimejanya sudah tidak ada ditempatnya.Korban menyadari jika HP nya telah diambil seseorang setelah sebelumnya ia berusaha mencari di dalam rumahnya namun tidak ditemukan juga,”terang Tri Sakti.

Mengalami kejadian tersebut korban melaporkan perihal hilangnya HP tersebut ke Polsek Kota.Petugas Polsek Kota yang menerima laporan itu langsung melakukan penyelidikan dan meminta keterangan dari saksi-saksi.Dari hasil penyelidikan petugas mendapat petunjuk yang mengarah kepada pelaku EF.
“Saat didatangi petugas Unit Reskrim Polsek Kota Tulungagung dirumahnya,awalnya pelaku ini berusaha mengelak namun akhirnya pelaku mengakui juga perbuatannya,”imbuhnya.

Masih menurut Tri Sakti, didepan petugas pelaku mengaku nekad mencuri HP milik korban karena ingin memilikinya dan ini terbukti HP milik korban sudah diganti SIM cardnya dengan SIM card yang baru.

“Pelaku ini dalam menjalankan aksinya dengan berkeliling menjual sayur dan niat pelaku ini spontan saat melihat ada HP yang berada diatas meja milik korban selanjutnya pelaku mengambilnya,”lanjut Tri Sakti.

“Pelaku saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka dan masih diamankan di sel tahanan Polsek Kota Tulungagung guna menjalani proses hukum lebih lanjut,”pungkasnya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya tersangka dikenakan pasal 362 KUHP yang ancaman hukumannya maksimal 4 tahun penjara.(ahmd).