Warga Gruduk Balai Desa, Tolak Makam Di Belakang Masjid

TULUNGAGUNG – Azmedia.co.id – Ratusan warga Desa Pelem, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung, mendatangi balai desa, pada Senin (12/08) menuntut agar makam seseorang yang diketahui bernama Suryat Suyono di belakang Masjid Watug milik Gus Maksum segera dibongkar.

warga menghendaki makam hari ini juga harus dibongkar.” Makam itu tidak punya izin dan warga menolak,” kata salah seorang warga di depan muspika dan masyarakat yang hadir di balai desa.

Menurut perwakilan warga Jilan dan Dwihandono ,”makam yang disebut-sebut sebagai ayah angkat Imam Maksum (Gus Maksum) yang merupakan warga Desa Margomulyo, Watulimo, Trenggalek tersebut tidak di setujuhi warga, tidak umum dan tidak mengikuti adat istiadat di lingkungan Desa Pelem ,” ungkapnya..

Selain itu, warga mengaku resah karena keberadaan makam menimbulkan berbagai pertanyaan. Sebab, warga sekitar tidak pernah tahu siapa yang meninggal duniad dimakamkan disitu.

 

Warga juga telah keliling dari pintu ke pintu rumah warga masyarakat untuk minta dukungan tanda tangan penolakan. Mereka juga minta agar Gus Maksum hadir pada saat mediasi maupun musyawarah di balai desa.

Sementara Gus Maksum mengatakan ,” sesuai wasiat ayah saya saya tidak mau memindahkan makam orang tua angkat jika mau di pindahkan kita ke jalur hukum saja,” ungkapnya.

Setelah di desak warga akhirnya dihadirkan pihak kepolisian dari polsek Campurdarat.

Karena tak menemui solusi, MUI Kecamatan Campurdarat meminta bicara dengan Gus Maksum agar dapat memahami kemauan warga., sementara mediasi masih berlangsung warga menunggu di seputaran balai desa untuk menunggu hasil mediasi ( AZTeam )